Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Kemkomdigi Bentuk Satgas Telekomunikasi Bersama Operator Seluler untuk Jaga Kualitas Layanan Selama Mudik Lebaran 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemkomdigi Bentuk Satgas Telekomunikasi Bersama Operator Seluler untuk Jaga Kualitas Layanan Selama Mudik Lebaran 2026
Foto: (Sumber : Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi Wayan Toni Supriyanto, bersama pemimpin operator seluler melepas petugas satuan tugas posko pemantauan telekomunikasi di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026). ANTARA/Livia Kristianti.)

Pantau - Kementerian Komunikasi dan Digital melepas anggota satuan tugas khusus bersama operator seluler untuk ditempatkan di posko pemantauan guna menjaga kualitas layanan telekomunikasi selama libur Lebaran 2026.

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail menyampaikan pemerintah akan melakukan pemantauan berkala terhadap layanan telekomunikasi selama periode Ramadhan dan Lebaran.

Ia mengatakan, "Pemerintah melalui Komdigi akan terus melakukan pemantauan berkala guna memastikan bahwa layanan telekomunikasi tetap berjalan dengan lancar sepanjang periode Ramadhan dan Lebaran 2026".

Satuan tugas tersebut dibentuk oleh Kemkomdigi bersama sejumlah operator seluler untuk memastikan kualitas jaringan tetap optimal selama masa mudik.

Operator seluler yang terlibat dalam satuan tugas tersebut meliputi XLSMART, Telkomsel, dan Indosat Ooredoo Hutchison.

Pemantauan di Lokasi Strategis Jalur Mudik

Satuan tugas ditugaskan memantau kualitas layanan telekomunikasi di berbagai lokasi strategis selama periode 13 hingga 29 Maret 2026.

Ismail mengatakan, "Kolaborasi ini adalah wujud nyata komitmen kita untuk memberikan pengalaman mudik yang lebih baik dan lebih nyaman bagi masyarakat Indonesia".

Petugas satuan tugas ditempatkan di sejumlah titik transportasi utama seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Stasiun Gambir, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun KCIC Halim, serta Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Selain itu pemantauan juga dilakukan di sejumlah titik arus mudik dan arus balik.

Lokasi tersebut antara lain Rest Area 57 saat masa mudik, Rest Area 62 saat masa arus balik, Pelabuhan Merak Banten saat masa mudik, Pelabuhan Bakauheni Lampung saat masa arus balik, Pelabuhan Gilimanuk Bali saat masa mudik, serta Pelabuhan Ketapang Banyuwangi saat arus balik.

Sistem Pemantauan Terintegrasi Nasional

Di posko-posko tersebut masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai paket layanan telekomunikasi dari operator seluler.

Masyarakat juga dapat melihat secara langsung alat pemantau telekomunikasi milik Kemkomdigi.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi Wayan Toni Supriyanto menyampaikan pemerintah juga melakukan pemantauan berkala di seluruh bandara serta 35 Unit Pelaksana Teknis Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio.

Ia mengatakan, "Teman-teman Balmon terus akan bergerak untuk memastikan frekuensi yang digunakan oleh teman-teman operator itu aman".

Seluruh hasil pemantauan tersebut terintegrasi dengan Pusat Monitoring Komunikasi di Kantor Kemkomdigi di Jakarta Pusat.

Kemkomdigi juga menyiapkan Early Warning System serta meningkatkan kinerja layanan Call Center 112.

Layanan Call Center 112 saat ini telah tersedia di 190 kabupaten dan kota di Indonesia untuk mendukung layanan telekomunikasi masyarakat selama periode Lebaran.

Penulis :
Ahmad Yusuf