HOME  ⁄  Teknologi & Sains

CELIOS Menilai Penguatan Keamanan Siber Menjadi Kunci Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

CELIOS Menilai Penguatan Keamanan Siber Menjadi Kunci Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Foto: (Sumber :Ilustrasi hacker mencoba membobol data di ruang digital (ANTARA/HO/Pexels).)

Pantau - Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menilai penguatan perlindungan dan keamanan sistem data siber perlu menjadi fondasi utama untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di tengah meningkatnya aktivitas transaksi berbasis internet.

Keamanan Pusat Data Perlu Diperkuat

Direktur Ekonomi Digital CELIOS Nailul Huda mengatakan pengembangan data center harus diimbangi dengan sistem keamanan yang andal, baik dari sisi infrastruktur maupun perangkat lunak.

Ia mengungkapkan, “Butuh pengembangan data center yang mempunyai keamanan yang dapat diandalkan. Data center bukan hanya dibangun bagus secara fisik namun secara software juga harus mumpuni.”

Menurut Huda, ancaman serangan siber dapat datang dari berbagai arah sehingga penguatan keamanan pusat data menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Ia menegaskan penguatan sistem keamanan harus menjadi prioritas seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan internet untuk berjualan maupun bertransaksi keuangan.

Serangan Siber Berdampak pada Perputaran Ekonomi

Huda mengatakan ancaman siber tidak hanya memengaruhi perkembangan teknologi, tetapi juga dapat mengganggu perputaran ekonomi secara luas.

Ia mengungkapkan, “Ketika ada serangan siber yang menyerang ke pusat data maka akan ada kerugian dari sisi perputaran ekonomi di masyarakat. Yang tadinya mengandalkan internet untuk jualan ataupun bertransaksi keuangan akan terputus untuk sementara, perputaran uang terhambat.”

Ia mencontohkan serangan siber beberapa tahun lalu yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga Rp6 triliun dan berharap kejadian serupa tidak terulang melalui penguatan sistem keamanan pusat data.

Menurut Huda, keberadaan pusat data yang aman dan andal menjadi syarat penting untuk menjaga kelancaran transaksi digital, menarik investasi teknologi, serta meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan masyarakat.

Ia juga menilai percepatan implementasi aturan turunan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi diperlukan untuk memperkuat tata kelola data sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia sebagai tujuan investasi digital.

Penulis :
Aditya Yohan