HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Kemdiktisaintek dan Telkom Perkuat Kolaborasi Riset AI hingga Hilirisasi Teknologi

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kemdiktisaintek dan Telkom Perkuat Kolaborasi Riset AI hingga Hilirisasi Teknologi
Foto: Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (sumber: Kemdiktisaintek)

Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka peluang memperkuat kolaborasi dengan PT Telkom untuk mengembangkan teknologi digital sekaligus mendorong hilirisasi dan komersialisasi hasil riset perguruan tinggi.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat hubungan industri dan perguruan tinggi, terutama dalam riset kecerdasan artifisial (AI), komputasi, teknologi pendukung semikonduktor, keamanan digital, serta teknologi strategis lainnya.

Potensi kerja sama itu dibahas saat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menerima audiensi PT Telkom beserta jajarannya pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Riset Perguruan Tinggi Diselaraskan dengan Kebutuhan Industri

Brian mengatakan perguruan tinggi di Indonesia mempunyai kapasitas dan kepakaran riset yang relevan dengan kebutuhan pengembangan teknologi di dunia industri.

Menurut dia, sejumlah bidang yang berpotensi dikolaborasikan dengan Telkom mencakup AI, komputasi, teknologi pendukung semikonduktor, dan keamanan digital.

"Berbagai riset di perguruan tinggi, sebenarnya sejalan dengan kebutuhan, termasuk Telkom tentunya. Kita ada riset mengenai AI dan semikonduktor. Jadi, kami sangat senang kalau nantinya risetnya bisa sejalan," ungkap Brian.

Brian menekankan pentingnya mempertemukan kepakaran dan kemampuan penelitian di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata yang dihadapi industri.

Kolaborasi tersebut diharapkan membuat penelitian di perguruan tinggi tidak hanya berkembang secara akademis, tetapi juga mempunyai keterkaitan langsung dengan kebutuhan teknologi dan industri.

Kemdiktisaintek berharap penguatan kerja sama dengan industri dapat membuka ruang bagi pengembangan riset yang semakin relevan terhadap kebutuhan teknologi strategis.

Kerja sama itu juga diharapkan memperluas pemanfaatan hasil penelitian sehingga inovasi perguruan tinggi dapat memberikan dampak yang lebih konkret.

Hilirisasi dan Komersialisasi Jadi Perhatian

Salah satu agenda penting dalam pertemuan Kemdiktisaintek dan Telkom tersebut adalah hilirisasi dan komersialisasi hasil riset perguruan tinggi.

Hilirisasi menjadi perhatian karena hasil penelitian diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi teknologi, produk, maupun solusi yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas.

Brian menyoroti keberlanjutan hasil penelitian sebagai salah satu tantangan karena sejumlah riset belum mencapai tahap pemanfaatan yang memiliki nilai komersial.

"Memang kita sering risetnya itu mungkin tidak berlanjut sampai kepada kebutuhan yang punya nilai komersial, namun rekomendasi kebijakan," kata Brian.

Karena itu, penguatan hubungan perguruan tinggi dengan industri dinilai penting untuk menjembatani kesenjangan antara hasil penelitian dan kebutuhan komersial.

Sinergi dengan Telkom diharapkan membuat kemampuan riset perguruan tinggi dalam bidang AI, komputasi, semikonduktor, dan keamanan digital semakin selaras dengan kebutuhan industri serta mempunyai peluang lebih besar untuk dihilirisasi dan dikomersialisasikan.

Telkom Siap Perluas Dukungan untuk Sekolah Garuda

Selain membahas kerja sama riset dan teknologi digital, pertemuan tersebut membicarakan dukungan Telkom terhadap program Sekolah Garuda.

PT Telkom menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk memberikan dukungan terhadap Sekolah Garuda di empat lokasi.

Telkom juga menyatakan kesiapan untuk memperluas dukungannya terhadap program Sekolah Garuda.

Penulis :
Arian Mesa