HOME  ⁄  Teknologi & Sains

Golkar Gelar Lokakarya AI untuk Tingkatkan Kapasitas Kader

Oleh Khalied Malvino
SHARE   :

Golkar Gelar Lokakarya AI untuk Tingkatkan Kapasitas Kader
Foto: Partai Golkar memperkuat transformasi digital melalui Rakornas MPO dan lokakarya AI untuk meningkatkan kapasitas kader dalam komunikasi serta pengelolaan organisasi di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (6/11/2026). (PANTAU/Khalied Malvino)

Pantau — Partai Golkar memperkuat transformasi digital organisasi melalui pelatihan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) yang melibatkan 44 peserta. Program tersebut menjadi bagian dari Rapat Koordinasi Nasional Bidang Media dan Penggalangan Opini (Rakornas MPO) serta Seminar Lokakarya (Semiloka) AI Partai Golkar 2026 di Jakarta pada 6–7 November.

Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Nurul Arifin, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan kader dalam menghadapi perubahan teknologi dan lanskap komunikasi politik.

Menurut Nurul, perkembangan kecerdasan artifisial membuka peluang bagi partai politik untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, pengelolaan informasi, hingga pelayanan organisasi kepada masyarakat.

“Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi partai politik yang ingin terus berkembang menjadi organisasi modern. Kami ingin seluruh jajaran Golkar mampu memahami dan memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, secara tepat dan bertanggung jawab,” kata Nurul di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Ia menjelaskan, Rakornas MPO berfokus pada penguatan koordinasi dan konsolidasi jajaran media serta penggalangan opini di berbagai tingkatan organisasi. Sementara itu, semiloka AI diarahkan untuk meningkatkan keterampilan teknis kader dalam menggunakan teknologi untuk menunjang pekerjaan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan seminar dan Rakornas MPO pada Jumat, 6 November 2026, pukul 13.30 WIB di Aula Grha Golkar, Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Jakarta Barat.

Agenda berlanjut dengan lokakarya kecerdasan artifisial pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 07.30 WIB di Garuda Spark Innovation Hub, fX Sudirman, Jakarta.

Lokakarya tersebut melibatkan tim teknis yang menangani sejumlah bidang, mulai dari pengelolaan media sosial, data keanggotaan, kesekretariatan, hingga kegiatan kepemiluan.

Panitia juga meminta peserta menyiapkan satu contoh persoalan atau use case dari pekerjaan sehari-hari. Kasus tersebut kemudian digunakan sebagai bahan praktik penerapan teknik prompt engineering selama lokakarya.

Melalui metode praktik langsung, Golkar menargetkan kader tidak hanya memahami konsep kecerdasan artifisial, tetapi juga mampu menerapkannya untuk mendukung pekerjaan organisasi.

“Yang ingin kami bangun adalah kemampuan kader untuk menggunakan teknologi secara produktif. AI harus menjadi instrumen yang membantu meningkatkan kualitas kerja, mempercepat pengolahan informasi, dan memperkuat efektivitas komunikasi organisasi,” ungkap Nurul.

Kegiatan ini melibatkan unsur pimpinan organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar, organisasi sayap, tenaga ahli Fraksi Partai Golkar DPR RI, Golkar Connect, serta pengelola media KabarGolkar dan Golkarpedia.

Berdasarkan pembagian peserta dalam undangan DPP Partai Golkar, seminar diikuti 88 peserta, Rakornas MPO sebanyak 58 peserta, dan lokakarya kecerdasan artifisial sebanyak 44 peserta.

Peserta yang mengikuti seluruh rangkaian seminar dan lokakarya, berpartisipasi aktif, serta menyelesaikan praktik use case akan memperoleh sertifikat pengkaderan dari Akademi Partai Golkar (APG).

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Golkar menargetkan peningkatan koordinasi komunikasi dan kapasitas sumber daya manusia. Penguasaan teknologi diharapkan dapat mendukung kesiapan organisasi menghadapi perubahan pola komunikasi politik di era digital.

Penulis :
Khalied Malvino
FLOII 2026