Pantau Flash
Pemkot Surabaya Diharapkan Bisa Beli Mobil PCR Seharga Rp10 Miliar
Coppa Italia Jadi Pembuka Kompetisi Sepakbola di Italia
Kemenperin Berkomitmen Kawal Investasi di Indonesia
Nissan Pastikan Tutup Pabrik di Indonesia
Pemerintah Segera Terbitkan Protokol Latihan dan Kompetisi Olahraga

Bappenas Sebut Ekonomi Indonesia 2021 Tergantung Donald Trump

Headline
Bappenas Sebut Ekonomi Indonesia 2021 Tergantung Donald Trump Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. (Foto: Pantau.com/Tatang Adhiwidharta)

Pantau.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), melakukan kalkulasi dampak ekonomi Indonesia tahun 2021 terhadap pelaksanaan pemilihan presiden Amerika Serikat pada November 2020.

"Apabila Donald Trump tidak terpilih maka pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan meningkat. Jika terpilih, pertumbuhan ekonomi global akan menurun," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Menurut pria kelahiran Mataram itu, terpilih atau tidak Donald Trump pada pemilihan presiden AS mendatang menjadi salah satu kondisi yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi global termasuk Indonesia tahun 2021.

Baca juga: Direktur Baru Bank Dunia: Ekonomi Global Akan Membaik di 2020

Beberapa kebijakan Donald Trump juga memicu pergolakan ekonomi dunia di antaranya perang dagang dengan China dan kebijakan lain yang mengundang kontroversi. Meski begitu, Suharso menampik jika disebut lebih memilih calon lain atau tidak menginginkan Trump kembali terpilih.

"Kebijakan dia itu lebih populis dan protektif. Dia (Trump) menggunakan instrumen dia sehingga mudah menekan mitra dagang. Jika lebih fleksibel akan lain cerita," ujar politisi PPP itu.

Selain Pilpres AS, perkembangan perang dagang AS-China, lanjut dia, diprediksi masih akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi 2021. Jika menurun, maka pertumbuhan ekonomi global akan meningkat tapi jika kembali meningkat maka diperkirakan akan membuat ekonomi global merosot.

Baca juga: Mantap! Ekonomi Global Tertekan, Pertumbuhan Indonesia di Atas India

Selain itu, wabah virus korona juga diprediksi berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi tahun 2021. "Jika perkembangannya melamban, maka kami perkirakan pertumbuhan ekonomi 2021 akan meningkat sebaliknya jika meluas, akan menurun pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

Suharso mengutip proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2021 dari Bank Dunia mencapai 2,6 persen dan dari Dana Moneter Internasional (IMF) mencapai 3,4 persen.

Sedangkan untuk Indonesia, Bappenas memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI tahun 2021 mencapai kisaran 5,3-5,7 persen. Nilai tukar rupiah diproyeksi berada pada kisaran 13.900-14.400 dan inflasi kisaran 3 persen.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: