Pantau Flash
Kasus Positif Korona Meningkat, Rupiah Melemah Rp16.390 per Dolar
Alami Komplikasi Akibat Korona, Bintang 'Star Wars' Meninggal Dunia
Peneliti Indonesia Ikut Riset Gabungan Temuan Obat Covid-19 di Bawah WHO
Presiden Jokowi: Pemerintah dengan BI dan OJK Optimalkan Kebijakan Moneter
Kepanikan Akibat Korona Mereda, BI: Modal Asing Mulai Masuk

Konsumsi Gas Elpiji Nonsubsidi Meningkat 14 Persen Selama WFH

Konsumsi Gas Elpiji Nonsubsidi Meningkat 14 Persen Selama WFH Pengecekan Gas Elpiji oleh puetugas. (Foto: Antara)

Pantau.com - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III menyatakan selama bulan Maret 2020 berjalan hingga pekan ini, khusus di wilayah Bandung Raya, Sumedang dan Priangan Timur, terjadi peningkatan konsumsi rata-rata 14 persen untuk produk LPG nonsubsidi Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg pasca diberlakukan pembatasan mobilisasi keluar rumah oleh pemerintah terkait COVID-19.

"Kenaikan terjadi seiring dengan imbauan pemerintah agar masyarakat membatasi mobilisasi keluar rumah, bekerja, sekolah dan beribadah dari rumah, sehingga masyarakat banyak melakukan aktivitas di rumah termasuk untuk memasak. Meski sebagian masyarakat beraktivitas dari rumah, petugas Pertamina tetap siap dan siaga bekerja melayani kebutuhan LPG masyarakat," kata Unit Manager Communication dan CSR MOR III, Dewi Sri Utami, Rabu (25/3/2020).

Dewi mengatakan Pertamina mendukung upaya pemerintah yang mengimbau masyarkat untuk bekerja dan bersekolah dari rumah sehingga guna memudahkan masyarakat. Pertamina juga memberikan alternatif layanan pembelian LPG Non Subsidi melalui Call Center 135 bisa mendapatkan ongkos kirim.

Baca juga: Virus Korona Meluas, Pertamina Jamin Kelancaran Distribusi BBM

Langkah tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat, di mana terjadi peningkatan konsumsi LPG nonsubsidi rumah tangga di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada sepekan terakhir. Layanan pemesanan LPG Non Subsidi melalui Call Center 135 mengalami peningkatan hingga 64 persen dibanding jumlah pemesanan pada bulan Februari 2020 lalu.

Layanan pesan antar melalui Call Center 135 untuk pembelian LPG non subsidi membantu konsumen tidak perlu keluar rumah, cukup menyebutkan jenis produk yang akan dipesan, serta alamat antar. Produk akan diantar dari pangkalan atau agen terdekat dari rumahnya.

Sebagai bentuk dukungan pada himbauan Pemerintah terkait social distancing, Pertamina memberikan promo diskon sebesar 25 persen dan gratis biaya pengantaran untuk pemesanan Bright Gas melalui Call Center 135 khusus untuk wilayah Bandung Raya, Sumedang dan Priangan Timur.

Program yang berlaku sejak tanggal 20 Maret akan berlangsung hingga akhir bulan Maret. “Kami juga memaksimalkan upaya pencegahan penularan virus, dengan membekali petugas yang mengantarkan LPG menggunakan masker dan sarung tangan. Demikian halnya tabung LPG yang akan dikirim, dipastikan sudah disemprot desinfektan agar konsumen lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Baca juga: Subsidi Gas LPG 3 Kg Masih Berjalan, Namun...

Apabila konsumen ingin memesan melalui Call Center 135, harga produk isi Bright Gas 5,5 Kg Rp 65 ribu dan Rp 141.700 Untuk Bright Gas 12 Kg. Dalam kondisi normal, biaya pengantaran sebesar Rp 8.000 untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp 15 ribu untuk Bright Gas 12 kg.

Sementara itu, pasokan LPG Subsidi 3 Kg di wilayah Bandung Raya, Sumedang dan Priangan Timur naik hampir 3 persen dari konsumsi normal, menjadi 1.052 Metrik Ton/hari. Kenaikan ini seiring dengan meningkatnya aktivitas memasak masyarakat di rumah.

Namun demikian di sisi lain, khususnya sektor usaha mikro, konsumsi LPG 3 Kg cenderung menurun, mengingat banyak pengusaha makanan kategori mikro yang biasa berjualan di sekitar perkantoran, sekolah dan fasilitas umum mulai mengurangi aktivitasnya. "Kami selalu memastikan pasokan LPG PSO ini cukup bagi masyarakat. Selain agen dan pangkalan LPG kami tetap beroperasi selama masa bekerja dari rumah ini, Pertamina juga selalu melakukan pengecekan stok dan pasokan," tuntas Dewi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: