Pantau Flash
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona
Uji Coba Pengaspalan Lintasan Formula E Monas Dilakukan
SBY Sebut Museum dan Galeri Seni di Pacitan adalah Amanah Ani Yudhoyono
Persija Siapkan Amunisi Terbaik Hadapi Geylang International

Milisi Taliban Gempur Afghanistan Sehari Pasca Serangan Bom Bunuh Diri

Milisi Taliban Gempur Afghanistan Sehari Pasca Serangan Bom Bunuh Diri Petugas kepolisian Afghanistan berjaga di sekitar lokasi kejadian bom mobil yang meledak di Kota Kabul, Afghanistan, Rabu (7/8/2019). (Foto: Reuters/Omar Sobhani)

Pantau.com -  Milisi Taliban melancarkan serangan dahsyat di Provinsi Farah,  di bagian barat Afghanistan Jumat (6/9/2019). Peristiwa itu terjadi sehari pasca serangan bunuh diri mematikan di Kabul.

Lonjakan kekerasan terus mengguncang Afghanistan kendati terdapat rancangan perjanjian damai antara Amerika Serikat dan garis keras untuk menarik ribuan pasukan AS dari negara tersebut dengan imbalan berbagai janji keamanan oleh Taliban.

Baca juga: Mampukah Indonesia Jadi Mediator Taliban dan Pemerintah Afghanistan?

Kelompok Taliban membakar pusat perekrutan tentara Afghanistan setelah serangan terkoordinasi diluncurkan semalam dari berbagai titik sekitar Kota Farah, kata Mohibullah Mohib, juru bicara Kepolisian di Farah.

"Petempur Taliban berupaya untuk mengambilalih penjara namun pasukan keamanan berhasil mempertahankannya," tambah Mohib.

Tidak ada laporan langsung mengenai korban jiwa baik dari pasukan Afghanistan maupun kelompok Taliban.

Baca juga: Bom Bunuh Diri Terjadi di Ibu Kota Afghanistan, 63 Orang Tewas

Jalan utama terlihat sepi dan terdengar suara tembakan dari daerah sekitarnya, lapor Shah Mohmoud Naeemi, anggota Dewan Provinsi Farah, yang hampir jatuh ke tangan pemberontak tahun lalu.

Taliban juga mengendalikan sejumlah posisi di daerah sipil, termasuk sekolah, meski pejabat keamanan di Kabul menyebutkan Provinsi Farah masih dalam kendali pemerintah.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: