Pantau Flash
Shin Tae-yong Keukeuh Angkut Timnas TC ke Korsel daripada Eropa
Erick Thohir: Pemerintah Berupaya Tingkatkan Produksi Vaksin COVID-19
Biaya Suntik Vaksin COVID-19 Akan Ditanggung Pemerintah
Kemendikbud Terbitkan Kepmen 719/P/2020 Tentang Kurikulum Darurat
Dishub DKI Sebut Ganjil Genap Bisa Berlaku Seharian Tanpa Skema Waktu

WHO Laporkan Rekor Lonjakan 292.527 Kasus Harian COVID-19 Global

WHO Laporkan Rekor Lonjakan 292.527 Kasus Harian COVID-19 Global Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan rekor lonjakan kasus harian COVID-19 secara global, dengan total peningkatan 292.527 kasus.

Lonjakan kasus terbesar terjadi di Amerika Serikat, Brazil, India dan Afrika Selatan, menurut laporan harian, Jumat 31 Juli 2020, waktu setempat. Kematian naik sebesar 6.812. Empat negara mendominasi berita utama global wabah parah COVID-19.

Baca juga: Anies Baswedan: Testing COVID-19 di Jakarta Lampaui Standar WHO

Rekor WHO sebelumnya mencapai 284.196 kasus pada 24 Juli. Sementara itu, kematian naik 9.753 pada 24 Juli, lonjakan harian tertinggi kedua yang pernah ada. Rata-rata kematian 5.200 per hari pada Juli, naik dari rata-rata 4.600 per hari pada Juni.

Hampir 40 negara melaporkan rekor lonjakan kasus harian COVID-19 selama sepekan terakhir, sekitar dua kali lipat dari data pekan lalu, menurut hitungan Reuters.

Kasus COVID-19 juga meningkat seperti di Australia, Jepang, Hong Kong, Bolivia, Sudan, Ethiopia, Bulgaria, Belgia, Uzbekistan dan Israel.

Baca juga: Ma'ruf Amin: Kuliah Tatap Muka Diperbolehkan Jika Daerahnya Berstandar WHO

Pekan lalu kasus di Amerika Latin untuk pertama kalinya melebihi infeksi gabungan di Amerika Serikat dan Kanada, menurut hitungan Reuters. Virus korona di Brazil terus mengganas, menjadikannya negara dengan kasus maupun kematian tertinggi COVID-19 kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Berdasarkan hitungan Reuters, secara global terdapat lebih dari 17,4 juta infeksi dan hampir 675.000 kematian akibat COVID-19.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: