Pantau Flash
Bareskrim Polri Kirim SPDP Kasus Kebakaran Gedung Kejaksaan ke Kejagung
Kemendikbud Terbitkan Persekjen 14/2020 Soal Juknis Bantuan Kuota Internet
Enam Jenazah WNI Ditemukan di Pantai Johor Malaysia
Menag Fachrul Razi Positif COVID-19
Pasar Wage Purwokerto Dilahap Si Jago Merah, 10 Damkar Diterjunkan

Hana Hanifah Bersuara: Minta Maaf, Berterima Kasih, dan Ngaku Sebagai Saksi

Hana Hanifah Bersuara: Minta Maaf, Berterima Kasih, dan Ngaku Sebagai Saksi Hana Hanifa (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Machi Ahmad saat jumpa pers di Mako Polrestabes Medan pada Selasa malam. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Pantau.com - Artis Film Televisi (FTV) Hana Hanifah akhirnya buka suara terkait kasus dugaan prostitusi online yang menjerat dirinya. Dengan suara terbata-bata, Hana Hanifa menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak.

Dihadirkan dalam konferensi pers di Mako Polrestabes Medan pada Selasa malam kemarin, 15 Juli 2020, Hana Hanifah menggenakan pakaian hitam dan jilbab biru serta wajah yang ditutup masker.

"Saya memohon maaf kepada seluruh warga kota Medan," ucapnya lirih sembari membaca kertas yang bertuliskan permohonan maaf yang dipegangnya.

Baca juga: Manager Artis Akui Banyak Tawaran 'Nakal' dari Pria Hidung Belang

Didampingi oleh kuasa hukum Machi Ahmad, Hana Hanifah juga berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menjaganya selama ditahan di Polrestabes Medan.

"Saya berterima kasih bapak Kapolda Sumatera Utara, bapak Kapolrestabes dan Sat Reskrim yang menjaga saya saat di kota Medan dan tim penasehat hukum bang Machi dan kak Putri," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Hana Hanifa juga menegaskan bahwa dirinya merupakan saksi dalam kasus dugaan prostitusi tersebut.

"Status saya di sini hanya sebagai saksi," ujarnya.

Baca juga: Segini Bayaran yang Didapat Artis FTV Saat 'Disewa' Pengusaha Asal Medan

Sebelumnya, personel Satreskrim dan Satintelkam Polrestabes Medan menangkap Hana Hanifah bersama seorang pria berinisial A di sebuah hotel di Medan pada Minggu (12/7) malam. Ia ditangkap terkait dugaan kasus prostitusi.

Pada saat ditangkap, keduanya dalam kondisi tak berbusana lengkap. Selain kedua orang tersebut, petugas turut mengamankan seorang pria berinisial R yang berperan menjemput Hana di bandara dan mengantarkannya ke hotel.

Pada saat dilakukan penggerebekan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kotak alat kontrasepsi, dua unit handphone, dan kartu ATM.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka masing-masing berinisial R dan J. Di mana J merupakan Mucikari dan R merupakan teman dari J yang berperan sebagai menjemput Hana di bandara dan mengantar ke hotel untuk menemui A.

Sementara untuk Hana Hanifah dan saudara A, polisi masih menetapkan sebagai saksi. Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: