Pantau Flash
Putri Kerajaan Spanyol Wafat Usai Terinfeksi COVID-19
Paket Bantuan Amerika Serikat untuk COVID-19 Mencapai Rp32.400 Triliun
Jadi Episentrum COVID-19, 66 Orang Meninggal Dunia di Jakarta
Kemenpora Keluarkan Protokol Guna Perangi Wabah Virus Korona
12 Ruas Jalanan Kota Medan Resmi Ditutup Imbas Pandemi Korona

Imbas Korona, Masa Penutupan Ancol Diperpanjang

Imbas Korona, Masa Penutupan Ancol Diperpanjang Pantai Ancol (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Pantau.com - PT Taman Impian Jaya Ancol memperpanjang masa penutupan sementara untuk seluruh unit rekreasi, resor dan restoran yang berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol dalam rangka pencegahan potensi penyebaran COVID-19.

"Hal ini mengacu kepada kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19) serta penetapan status tanggap darurat COVID-19 oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Surat Edaran Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 160/SE/2020," kata Direktur Utama Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syalali dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Anies Tutup Semua Destinasi Wisata Ibu Kota

Penutupan sementara ini diperpanjang setelah sebelumnya Ancol mengumumkan menutup seluruh layanannya selama dua minggu, sejak Sabtu (14/3) hingga Jumat (27/3). Namun kini diperpanjang hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Perpanjangan penutupan sementara itu diharapkan dapat membantu pemerintah mengurangi tempat keramaian dan dapat memerangi virus asal Wuhan itu.

"Kita semua berharap penyebaran wabah virus corona (COVID-19) dapat segera mereda dan kondisi akan kembali pulih dan kondusif," kata Teuku Sahir.

Lebih lanjut, Teuku mengatakan seluruh kawasan hiburan dan rekreasi keluarga itu akan dibuka kenbali ketika kondisi sudah stabil meski belum diketahui tanggal pasti tempat bermain itu akan dibuka.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Penularan Covid-19 di Jabar Terbagi dalam 4 Klaster

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah mengimbau pada para pelaku usaha hiburan dan rekreasi untuk menutup sementara layanannya guna mengurangi tempat massa berkumpul dan mencegah penyebaran COVID-19 di fasilitas umum.

Hingga Kamis (26/3) pagi pukul 08.00 WIB tercatat sebanyak 472 kasus positif COVID-19 terdapat di DKI Jakarta, dengan 290 warga dirawat di rumah sakit, 112 warga menjalani isolasi mandiri, 43 orang meninggal, 27 orang berhasil sembuh.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: