Pantau Flash
Ada 415 Kasus Baru, Total 23.165 Positif COVID-19 di Indonesia
Sang Adik Positif Korona, Via Vallen: Jangan Kucilkan Mereka
Protokol New Normal di Tempat Kerja: Pekerja Tidak Boleh Terlalu Lelah
Puluhan Tahanan di Meksiko Terinfeksi Virus Korona
Analis: COVID-19 Miliki Dampak Luar Biasa pada Keuangan Rumah Tangga

Jika Pasien Melonjak, RS Darurat Wisma Atlet Operasikan 2 Tower Tambahan

Jika Pasien Melonjak, RS Darurat Wisma Atlet Operasikan 2 Tower Tambahan Petugas mempersiapkan alat medis di RS Darurat COVID-19, Kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). (Foto: Antara)

Pantau.com - Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono mengatakan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet dapat mengoperasikan dua tower tambahan, sebagai langkah antisipasi saat terjadi lonjakan pasien korona baru (COVID-19).

"Kalau skenario bertambah buruk kita bisa gunakan skenario berikutnya, yaitu tower empat dan lima," kata Pangdam Jaya dalam keterangannya di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Jubir Penanganan Korona Pemerintah Singgung Wisma Atlet untuk Pasien Korona

Lebih lanjut, Eko mengatakan saat ini sudah ada dua tower di Wisma Atlet yang digunakan sebagai rumah sakit darurat yang mampu menampung sebanyak 3.000 pasien korona.

"Dari dua tower yang sudah disiapkan ada tower tujuh yang sudah operasional itu mampu menampung 1.700 orang. Sedangkan tower enam 1.300 (orang). Sehingga total 3.000 pasien mampu ditampung di rumah sakit ini," ujarnya.

Dia menambahkan, rumah sakit darurat Wisma Atlet menerapkan sistem pelayanan kesehatan safe handling dengan meminimalkan kontak pasien dengan petugas perawat.

"Rumah sakit ini beda dengan yang lain karena menerapkan sistem pelayanan safe handling, dengan sistem video call. Kedua self karantina, ketiga limitasi kontak dengan petugas, keempat apabila semakin memberat akan dirujuk ke rs rujukan," ujarnya.

Eko mengatakan sudah ada beberapa pasien yang dirujuk ke rumah sakit rujukan pemerintah karena menunjukkan gejala yang berat saat dirawat di Wisma Atlet.

"Ada beberapa pasien yang datang setelah diperiksa menunjukkan gejala berat kemudian dirujuk," imbuhnya.

Baca juga: Menkes: RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran untuk Tangani Pasien Gejala Ringan

Rumah sakit yang beroperasi sejak tanggal 23 Maret lalu telah merawat sebanyak 208 pasien virus korona baru (COVID-19).

"Sampai saat ini pasien yang diterima di rumah sakit total ada 208. Tanggal 24 (Selasa) pagi itu 74 (pasien), kemudian pada tanggal 25 (Rabu) pagi itu 178 pasien," kata Pangdam Jaya..


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: