Pantau Flash
Hilal Tidak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri Kamis 13 Mei
Kemenag: Tak Ada Referensi Hilal Awal Syawal 1442 H Teramati di Indonesia Secara Astronomis
Masjid Istiqlal Tidak Gelar Salat Ied Tahun Ini
KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai yang Tak Lolos TWK
Kemenparekraf Pastikan Destinasi Wisata Terapkan Prokes saat Libur Lebaran

Menurut Sri Mulyani, Indonesia Bakal Jadi Negara Ekonomi 5 Besar Dunia pada 2045

Headline
Menurut Sri Mulyani, Indonesia Bakal Jadi Negara Ekonomi 5 Besar Dunia pada 2045 Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara)

Pantau.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menggambarkan kondisi Indonesia setelah 100 tahun merdeka pada tahun 2045 yang diwujudkan melalui visi Indonesia 2045 menjadi negara maju.

“Berdasarkan proyeksi demokrasi Indonesia mencapai 319 juta penduduk, apabila kita terus menjaga policy dan implementasi kebijakan yang baik dan juga inovatif, maka kita akan menjadi negara dengan ekonomi lima terbesar di dunia,” ungkap Menkeu Sri Mulyani saat webinar nasional daring bertajuk Akselerasi Indonesia Maju melalui Penanaman Modal dan Insentif Fiskal di Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Saat itu, lanjut Menkeu, penduduk usia produktif sebanyak 47 persen dan 73 persen penduduk Indonesia akan tinggal di daerah perkotaan serta sebanyak 70 persen merupakan kelompok kelas menengah.

Baca juga: Sri Mulyani: Di Tengah Pandemi COVID-19 Kita Tak Lupakan Pembangunan Infrastruktur

Income per kapita kita mencapai 23.199 dolar AS yang berarti kita masuk dalam middle upper class dan tentu kita berharap struktur perekonomian kita akan didukung oleh struktur perekonomian yang memiliki daya kompetensi dan memiliki nilai tambah tinggi,” papar Menkeu.

Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa kue perekonomian tanah air akan bergeser, di mana mayoritas produksi berasal dari sektor jasa yang memiliki daya saing tinggi dan tidak lagi sektor jasa informal yang memiliki daya tambah rendah.

“Ini bukan hanya sebuah visi cita-cita tapi sekaligus merupakan suatu road map bagi kita untuk mencapai tidak hanya impian tapi cita-cita yang harus disiapkan,” ujarnya.

Baca juga: Sri Mulyani: Pegawai Pajak yang Terlibat Dugaan Suap Dibebastugaskan

Untuk mencapai cita-cita tersebut, sambung dia, membutuhkan setidaknya enam persyaratan dan persiapan. Pertama, membangun infrastruktur yang layak menjadi penyokong mobilitas dan mendorong pembangunan. Kedua, penguatan SDM melalui riset, program kesehatan, dan perlindungan sosial.

“Bagaimana kita harus terus mampu, tidak hanya mengadopsi namun juga inverter dari teknologi. Bagaimana sektor publik seperti birokrasi harus terus diperbaiki kualitasnya,” jelas Sri Mulyani.

Kemudian prasyarat kelima adalah pengelolaan tata ruang yang baik dan didukung oleh sistem yang integratif. Serta prasyarat terakhir adalah sumber daya ekonomi dan keuangan dengan APBN sehat.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: