Aplikasi Rukun Aplikasi Rukun
Pantau Flash
Kunjungi Tasta Tabanan Wildlife Park, Bamsoet Dukung Konservasi Flora Fauna
Ganggu Dominasi Duterte, Manny Pacquiao Akan Maju sebagai Capres Filipina
Deklarasikan Dukungan di Pilpres 2024, Sahabat Ganjar Siap Tempur di 17 Negara
Update COVID-19 Indonesia 19 September 2021, Kasus Aktif Turun 4.097, Sembuh Bertambah 6.186 Orang
Alhamdulillah Kabar Baik Lagi, Sebanyak 1.140.750 Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Mohon Waspada! Kini Lonjakan Kasus COVID-19 Menyasar Luar Pulau Jawa, Ini Wilayahnya

Headline
Mohon Waspada! Kini Lonjakan Kasus COVID-19 Menyasar Luar Pulau Jawa, Ini Wilayahnya Anggota Satlantas Polrestabes Makassar menempelkan stiker pada kendaraan pengguna jalan saat edukasi disiplin protokol kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: Antara/Arnas Padda)

Pantau.com - Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi menyebutkan meski kasus COVID-19 telah mengalami penurunan di Pulau Jawa, namun terjadi peningkatan di beberapa wilayah di luar Pulau Jawa.

"Memang kalau kita lihat turunnya kasus ini bukan hanya di Jakarta, kami dapat laporan turunnya kasus ini juga ada di wilayah di Semarang, Kudus, Pati, Rembang turun," kata Adib dalam konferensi pers virtual yang dipantau dari Jakarta, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Kabar Baik! Bukan Hanya Jakarta, Sejumlah Wilayah Ini Alami Penurunan Kasus COVID-19

Adib memberi contoh bagaimana tingkat ketersediaan tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di Semarang mengalami penurunan yang sempat terisi 92 persen, kini berada di kisaran 66 persen. Sementara di Jakarta, BOR menjadi 76 persen dengan BOR ICU menjadi 85 persen.

IDI juga mendapatkan laporan penurunan BOR di Bekasi dan Tangerang, meski masih ada daerah yang mengalami peningkatan, seperti di Yogyakarta dan Surakarta. Meski BOR di beberapa wilayah di Pulau Jawa mengalami penurunan, dia memperingatkan terjadi peningkatan kasus di luar wilayah Pulau Jawa.

"Sudah melangkah pada peningkatan kasus di luar Jawa, seperti Jambi, Palembang (di Sumatera Selatan) kemudian Kalimantan Selatan kemudian Kendari (di Sulawesi Tenggara). Itu sekarang juga sudah ada peningkatan kasus beberapa yang sudah dilaporkan," ujarnya.

Baca juga: Alhamdulillah, 21 Juta Dosis Vaksin Sinovac Kembali Tiba di Bandara Soetta

Adib menjelaskan beberapa indikator telah terjadi peningkatan kasus COVID-19 adalah dengan terjadinya kenaikan permintaan oksigen di wilayah tersebut selama beberapa waktu. Hal itu, katanya, terjadi di Kalimantan Selatan, Jambi dan Sumatera Selatan.

"Dari situ kemudian kita melihat bahwa sekarang ini sudah mulai meluas di luar Jawa," demikian Adib.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: