Parah! Polisi di NTT Tipu Calon Anggota Polri, Diminta Rp250 Juta agar Lolos Tes

Headline
Ilustrasi Polri. (Pantau.com/Amin H Al Bakki)Ilustrasi Polri. (Pantau.com/Amin H Al Bakki)

Pantau – Bidang Profesi dan Pengamanan Polda NTT berhasil mengungkap satu lagi oknum polisi berpangkat Briptu terkait kasus penipuan terhadap calon siswa Polri setelah sebelumnya seorang berpangkat Aipda ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Propam Polda NTT Kombes Pol. Dominicus Savio Yempormase mengatakan bahwa terungkapnya polisi berpangkat Briptu terlibat dalam kasus penipuan tersebut setelah ada warga yang melapor.

“Jadi terakhir ada satu lagi yang sedang kami periksa terkait kasus ini, sehingga perkembangan kasus ini cukup terhenti,” kata Dominicus, Kamis (24/11/2022).

Dominicus mengatakan bahwa proses pemeriksaan terhadap polisi berpangkat Briptu yang namanya dirahasiakan itu masih berjalan.

Baca juga: Terlibat Kasus Narkoba, Dua Polisi di Tarakan Dipecat dengan Tidak Hormat

Namun dia memastikan, proses sidang kode etik bagi tersangka pertama Aipda AA dan seorang oknum lagi berpangkat Briptu itu akan berjalan bersamaan.

“Kalau pemeriksaannya sudah selesai maka sidang kode etiknya akan berjalan bersamaan,” ujar dia.

Polda NTT juga berhasil mengungkap satu lagi tersangka baru yang merupakan warga sipil yang turut serta dalam proses penipuan kepada calon siswa Polri.

Sebelumnya, oknum polisi dari Polres Rote Ndao Aipda Samuel Adu (AA) telah dilaporkan oleh korban penipuan calon siswa Polri ke Propam Polda NTT.

Korban mengaku diminta Rp250 juta, dengan iming-iming lolos tes calon siswa Polri. Namun dalam perjalanannya, korban tidak lolos tes, sehingga gagal jadi anggota Polri.

Baca juga: Kasus Polisi Teriaki Warga ‘Dasar Padang Pelit’ Berujung Damai, Korban Sudah Memaafkan

Aipda AA telah ditahan di Patsus dan tinggal menunggu jadwal sidang kode etik. Jika dinyatakan bersalah maka akan masuk ke ranah pidana.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Aries Setiawan
Penulis
Aries Setiawan