Pantau Flash
Jubir: Dari 81.668 Kasus Positif, DKI Tertinggi Laporkan Kasus Baru Korona
Akun Twitter Bill Gates Hingga Barack Obama Diretas
Puan Sebut RUU BPIP Beda dengan RUU HIP, Tak Ada Pasal Kontroversial
Banjir Bandang Luwu Utara Sulsel: 24 Orang Meninggal dan 69 Masih Hilang
DPR Terima Surat Presiden tentang Usulan RUU BPIP dari Pemerintah

Pemkot Bekasi Izinkan Kegiatan Berjamaah di Rumah Ibadah

Headline
Pemkot Bekasi Izinkan Kegiatan Berjamaah di Rumah Ibadah Ilustrasi salat berjamaah (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Pantau.com - Pemerintah Kota Bekasi mengizinkan masyarakat melakukan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah baik masjid, mushala, maupun rumah ibadah bagi pemeluk agama non muslim.

"Sudah diperbolehkan, termasuk Salat Jumat berjamaah nanti tapi tetap harus mengacu protokol kesehatan COVID-19," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Jumat (29/5/2020).

Baca juga: Pembuatan SIKM Tidak Sembarangan, Penanggung Jawab Sangat Berguna

Izin ibadah berjamaah itu dikeluarkannya lewat Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor 450/3408/SETDA.KESSOS tentang protokol pelaksanaan ibadah berjamaah bagi masyarakat untuk mencegah penularan Coronavirus disease 2019 (COVID-19) di Kota Bekasi.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Rahmat pada Rabu (27/5) itu tercantum pelaksanaan ibadah berjamaah bagi umat Muslim maupun kegiatan di rumah ibadah bagi non muslim harus mengacu pada protokol kesehatan COVID-19.

Rahmat menyebut protokol kesehatan itu mengatur beberapa hal di antaranya tempat ibadah untuk pelaksanaan ibadah berjamaah harus dibersihkan terlebih dahulu dengan disinfektan.

Kemudian pengurus tempat ibadah pelaksanaan ibadah berjamaah harus menyampaikan pemberitahuan pelaksanaan ibadah kepada pihaknya.

"Mereka (pengurus tempat ibadah) juga diwajibkan menyediakan pembersih tangan dan pengukur suhu tubuh elektrik," katanya.

Baca juga: Gugus Tugas COVID-19 Riau Cemaskan Gelombang Kedua Pasca PSBB Berakhir

Rahmat juga mewajibkan setiap jamaah yang hendak melaksanakan ibadah berjamaah untuk menggunakan masker dan membawa peralatan ibadah masing-masing.

Setiap jamaah yang hendak melakukan ibadah berjamaah juga diminta untuk menjaga jarak sejauh 1,2 meter antar jamaah.

"Khotbah (ceramah) juga sesingkat mungkin, paling lama 15 menit. Selama melakukan ibadah, jamaah tidak diperkenankan melakukan kontak langsung dengan sesama jamaah seperti bersalaman dan berpelukan. Setelah ibadah berjamaah selesai harap segera membubarkan diri," kata dia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: