Pantau Flash
Putar Ekonomi Dalam Negeri, Pertamina Gandeng 3 BUMN
OMG! Utang Garuda Indonesia Capai Rp31,9 Triliun
Peserta UTBK SBMPTN Bersuhu Tubuh di Atas 37,5 Derajat Tak Boleh Ikut Ujian
Presiden Jokowi Optimistis Defisit Anggaran Dapat Menyusut di 2023
Hari Pajak 2020, DJP Dorong Masyarakat Patuh Bayar Pajak

Rapid Test di Stadion GBLA Bandung Batal Setelah Ditolak Warga Setempat

Headline
Rapid Test di Stadion GBLA Bandung Batal Setelah Ditolak Warga Setempat Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pantau.com - Tes cepat (rapid test) COVID-19 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) batal dilakukan karena ada penolakan dari warga.

Kapolsek Gedebage Polrestabes Bandung, Kompol Oesman Imam mengatakan penolakan dari warga sekitar tersebut terjadi pada Rabu (1/4/2020). Menurutnya, warga sekitar menolak karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

"Betul, batal digunakan untuk rapid test, warga menyebut pemberitahuannya mendadak, kurang sosialisasi," kata Oesman saat dihubungi di Bandung, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: 10.597 Warga Jabar Sudah Ikut Rapid Test, 409 Ditemukan Positif COVID-19

Saat terjadinya penolakan dari warga, menurutnya, di Stadion GBLA sedang dilakukan persiapan pelaksanaan rapid test dari Dinas Kesehatan. Kemudian warga mendatangi Stadion GBLA dan menyampaikan penolakannya.

"Sedang dilaksanakan persiapan alat-alat untuk rapid test oleh Dinas Kesehatan, kemarin. Sudah pasang spanduk, meja kursi, hand sanitizer, dan yang lainnya," kata dia.

Meski demikian, menurutnya pelaksanaan tes cepat itu bakal dipindahkan ke tempat lain. Saat ini ia belum mendapat informasi terkait tempat penggantinya. "Sudah dibatalkan, dialihkan ke tempat lain," kata dia.

Baca juga: Pengungsi Banjir di Kab Bandung Akan Jalani Rapid Test Korona

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal menggelar tes cepat terkait virus korona penyebab COVID-19 pada 4 April 2020 secara lantatur (layanan tanpa turun atau drive thru) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan pihaknya menerima bantuan alat tes sebanyak 2.000 unit. Nantinya tes cepat COVID-19 itu bakal dilakukan kepada 2.948 orang terdaftar di Bandung.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: