Pantau Flash
Mendag: Neraca Perdagangan RI Surplus dan Tertinggi
Jawa Tengah Bagian Selatan Masih Berpotensi Diguyur Hujan Ekstrem
Formula 1 Bakal Mentas di Sirkuit Kota Jeddah Arab Saudi untuk Pertama Kali
Perancis Tingkat Keamanan ke Level Tertinggi Pasca Penusukan di Gereja
Garuda Akan Garap Penerbangan Kargo untuk Ekspor Produk Laut

Warga Papua Sindir Kuota Internet Pak Nadiem: Hanya Berlaku di Jakarta Saja

Warga Papua Sindir Kuota Internet Pak Nadiem: Hanya Berlaku di Jakarta Saja Anak-anak usia sekolah di Jayawijaya. (Foto: Antara/Marius Frisson Yewun)

Pantau.com - Pelajar di wilayah pedalaman Papua, khususnya Kabupaten Yalimo, tidak dapat menikmati subsidi kuota internet gratis yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Kalau pemerintah pusat mau membangun pelayanan pendidikan, kesehatan, pelayanan umum dengan jaringan internet, saya pikir ini berlaku Jakarta saja. Kalau di Papua, paling 5-6 tahun baru bisa," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yalimo Nahor Nekwek saat dihubungi dari Kabupaten Jayawijaya, Rabu (23/9/2020).

Nahor mengatakan program kementerian untuk menunjang proses belajar mengajar itu kemungkinan bisa diterapkan di wilayah Indonesia bagian lain, tetapi tidak untuk di wilayah Yalimo, termasuk beberapa kabupaten di pegunungan tengah Papua.

"Sesungguhnya sistem ini yang berlaku di Indonesia bagian Barat dengan Tengah. Tetapi kalau kami di Timur, harus ada sistem atau cara lain," katanya.

Baca juga: Dapat Bantuan Kuota Kemendikbud, Alvin Lie: Padahal Saya Bukan Guru

Ia mengharapkan adanya program khusus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi daerah-daerah yang hingga kini tidak memiliki layanan internet. "Supaya pemerataan itu dirasakan semua orang, khususnya anak Indonesia yang ada di Papua," katanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, akses internet untuk delapan kabupaten di pegunungan tengah Papua memang masih menjadi persoalan. Bahkan Kabupaten Jayawijaya yang merupakan induk dari kabupaten-kabupaten pemekaran itu, atau lebih maju dari kabupaten di pegunungan, sulit mengakses internet dengan baik untuk masyarakat umum.

Hingga kini masyarakat umum, termasuk pelajar belum menikmati layanan program Palapa Ring yang sudah diuji coba Maret 2020.

Baca juga: Kemendikbud Terbitkan Persekjen 14/2020 Soal Juknis Bantuan Kuota Internet

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: