Pantau Flash
Update COVID-19 RI: Kasus Positif Naik 6.680 dengan Total 1.341.314
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia
Pengamat Sebut Legalitas Minuman Beralkohol Bisa Ciptakan Lapangan Kerja
Presiden Jokowi Resmikan KRL Lintas Yogyakarta-Solo
Tinjau Vaksinasi Massal di DIY, Jokowi: Semoga Ekonomi Pulih Kembali

Keok di Partai Puncak, Praveen/Melati Jadi Runner Up Thailand Open 2021

Headline
Keok di Partai Puncak, Praveen/Melati Jadi Runner Up Thailand Open 2021 Penampilan ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada turnamen Yonex Thailand Open 2021 (Foto: Badmintonphoto/BWF/Erika)

Pantau.com - Wakil Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti harus puas menjadi runner up sektor ganda campuran turnamen Yonex Thailand Open 2021 setelah menelan kekpada partai final di Impact Arena, Bangkok, Minggu (17/1/2021).

Pasangan unggulan kedua yang juga juara All England 2020 ini pada partai puncak ditaklukkan oleh unggulan pertama asal Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dalam tiga gim berdurasi 56 menit dengan perolehan 3-21, 22-20, 18-21.

Pada gim pertama, Praveen/Melati sama sekali tidak berkutik. Lawannya bermain dengan sangat cepat. Poin demi poin pun segera terkumpul, sedangkan Praveen/Melati tertinggal jauh di belakang tanpa penambahan angka. Duo Indonesia yang menyandang predikat unggulan kedua itu kalah telak 3-21.

Masuk di gim kedua, Praveen/Melati mencoba bangkit. Mereka berjuang keras untuk membalikkan keadaan. Kali ini, mereka mengimbangi kecepatan pasangan Thailand itu dan menyerang lebih agresif.

Baca juga: Baru Dua Pekan Gabung PSG, Mauricio Pochettino Positif COVID-19

Usaha mereka membuahkan hasil positif. Meski sempat bergantian memimpin perolehan angka, namun Praveen/Melati mampu mengamankan poin-poin akhir, hingga merebut kemenangan 22-20.

Pada gim penentu, kedua pasangan itu saling adu cepat. Meski lawannya memimpin sejak awal permainan, namun Praveen/Melati mampu mengejar dan membuat kedudukan imbang 13-13.

Namun selepas itu, Puavaranukroh/Taerattanachai terus melaju, sementara Praveen/Melati kerap kecolongan hingga akhirnya bertekuk lutut dengan skor penutup 18-21.

Pasangan dari Negeri Gajah Putih itu memang lebih diunggulkan. Saat ini, Puavaranukroh/Taerattanachai merupakan ganda campuran peringkat ketiga dunia, sedangkan Praveen/Melati berada di rangking keempat.

Baca juga: Pensiun Sebagai Pesepakbola, Wayne Rooney Resmi Jadi Pelatih Derby County

Namun jika dilihat dari catatan BWF, Praveen/Melati lebih unggul karena sudah mengantongi empat kemenangan atas wakil Thailand tersebut dari total enam pertemuan antara keduanya.

Indonesia masih memiliki satu wakil yang akan tampil pada laga final turnamen bulu tangkis level Super 1000 itu, yakni ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia