Pantau Flash
Bank Dunia Sebut COVID-19 Luluh Lantakkan Asia Timur dan Pasifik
Volume Kendaraan di Jakarta Turun 21 Persen saat PSBB Ketat
Media Asing Soroti Demo Tuntut Referendum Papua, Dibubarkan dengan Tembakan
4 Pemain dan 2 Ofisial Persebaya Positif COVID-19 Berdasarkan Hasil Tes PCR
BPS: Tempat Ibadah dan Kantor Masih Tidak Terapkan Protokol Kesehatan

Transfer Eriksen Tak Kunjung Usai, Mourinho Geram

Transfer Eriksen Tak Kunjung Usai, Mourinho Geram christian Eriksen. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengecam Inter Milan yang tak kunjung menyelesaikan kepindahan gelandang serang Christian Eriksen pada bursa transfer musim dingin 2020.

Inter telah memburu Eriksen selama hampir sepanjang bursa transfer Januari, ketika ada spekulasi mengenai masa depannya sejak ia mengatakan ingin meninggalkan Spurs tahun lalu. Diyakini bahwa Tottenham sudah hampir menyetujui fee bagi Eriksen dan ia bisa menuju Italia awal pekan depan untuk pemeriksaan medis.

Baca Juga: Teka-teki Masa Depan Christian Eriksen, Ini Kata Mourinho

Namun, Mourinho tidak senang dengan bagaimana ia ditinggalkan dengan pemain yang gelisah selama beberapa pekan ketika kesepakatan bisa diselesaikan sekarang.

"Anda bisa membaca apa yang Anda ingin baca, saya tidak ingin mengatakan apapun. Saya hanya ingin mengatakan bahwa situasi ini seharusnya tidak terjadi pada 25 Januari," kata Mourinho seperti dikutip AFP.

"Dan ini bukan kesalahan Tottenham bahwa pada 25 Januari kami berada dalam situasi tersebut."

Kendati spekulasi terus-menerus melingkupi masa depan Eriksen, Mourinho telah menurunkan playmaker tersebut dalam beberapa kesempatan. Eriksen masuk sebagai pemain cadangan pada babak kedua dalam pertandingan Rabu yang berakhir dengan kemenangan 2-1 atas Norwich, namun dicemooh oleh sejumlah fans yang tidak senang dengan pemain asal Denmark yang dianggap kurang berkomitmen itu.

Baca Juga: Manchester United Berpeluang Bajak Edinson Cavani

Mourinho menolak untuk menyalahkan Eriksen dan malah mengisyaratkan Inter lah yang seharusnya memikul tanggung jawab. "Yang bisa saya katakan adalah Eriksen, sejak saya datang, ia bersikap sangat, sangat profesional, kepada saya dan tim," kata Mourinho.

"Tottenham adalah yang terakhir yang harus disalahkan untuk situasi ini, tapi untuk berada pada 25 Januari dalam situasi seperti ini adalah tidak baik."

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Reza Saputra
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: