Pantau Flash
Alami Komplikasi Akibat Korona, Bintang 'Star Wars' Meninggal Dunia
Peneliti Indonesia Ikut Riset Gabungan Temuan Obat Covid-19 di Bawah WHO
Presiden Jokowi: Pemerintah dengan BI dan OJK Optimalkan Kebijakan Moneter
Kepanikan Akibat Korona Mereda, BI: Modal Asing Mulai Masuk
Seluruh Atlet PBSI Negatif COVID-19 Usai Jalani Rapid Test

Hilang Kemampuan Mencium Bau Bisa Jadi Gejala Korona

Headline
Hilang Kemampuan Mencium Bau Bisa Jadi Gejala Korona Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Ahli kesehatan menemukan gejala baru pada mereka yang terinfeksi virus korona baru atau Covid-19, yakni kehilangan mengecap rasa dan mencium bau.

Profesor Nirmal Kumar, konsultan ahli THT seperti dilansir Sky News mengatakan, hidung menjadi pintu masuk utama masuk saat seseorang bernapas dan droplet yang terinfeksi virus korona.

Baca juga: Persiapkan Mental dengan Meditasi Sebelum Lakukan Rapid Test Covid-19

"Pada pasien muda tidak ada gejala signifikan misalnya batuk dan demam, tetapi mereka mungkin bisa kehilangan kemampuan mengecap rasa dan mencium bau, yang menunjukkan virus berdiam di hidung," kata dia.

Menurut Dr. Nathalie MacDermott, dosen klinis di King's College London, infeksi biasanya terjadi melalui hidung atau bagian belakang tenggorokan. Hal ini sering menyebabkan hilangnya kemampuan indera penciuman dan pengecap.

Dia mengingatkan, penelitian seputar gejala baru untuk Covid-19 belum tersebar luas di komunitas medis.

Di Korea Selatan, China dan Italia, sekitar sepertiga orang yang positif Covid-19 dilaporkan mengalami kondisi serupa atau disebut anosmia.

Baca juga: Apakah Virus Korona Bisa Menular Lewat Paket dan Pakaian?

Kumar mengingatkan, mereka yang mengalami gejala anosmia melakukan isolasi diri selama tujuh hari untuk mencegah penyebaran penyakit.

Seiring dengan penemuan gejala baru ini, maka sekali lagi ditekankan pentingnya para ahli kesehatan menggunakan alat pelindung diri.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: