Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran dan Bantah Terlibat Serangan Militer

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Qatar Tegaskan Tidak Berperang dengan Iran dan Bantah Terlibat Serangan Militer
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Drone Iran meluncur ke pangkalan AU Inggris di Siprus Yunani. ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari menegaskan bahwa Qatar tidak sedang berperang dengan Iran dan tidak terlibat dalam serangan militer terhadap negara tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Majed Al-Ansari melalui media sosial X pada Selasa 3 Maret.

"Qatar tidak ikut bagian dari serangan yang menargetkan Iran. Kami menggunakan hak kami untuk membela diri dan menghadang serangan Iran terhadap negara kami," katanya.

Pernyataan itu muncul setelah sejumlah jurnalis Israel mengutip sumber-sumber Barat yang mengklaim Qatar melakukan serangan terhadap Iran selama 24 jam terakhir.

Majed Al-Ansari membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa negaranya tidak terlibat dalam operasi militer terhadap Iran.

Majed Al-Ansari juga meminta media internasional mengacu pada sumber resmi Qatar ketika memberitakan isu yang berkaitan dengan negaranya.

"Ia mendesak para media agar mengacu pada sumber-sumber Qatar yang kredibel ketika memberitakan tentang Qatar."

Ia menegaskan pentingnya penggunaan sumber resmi untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat mengenai posisi Qatar dalam dinamika konflik di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari.

  • Serangan tersebut dilaporkan terjadi di beberapa lokasi termasuk di ibu kota Iran yaitu Teheran.
  • Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan serta menimbulkan korban sipil.
  • Iran kemudian melakukan langkah balasan terhadap serangan tersebut.
  • Iran meluncurkan serangkaian serangan rudal ke wilayah Israel.

Serangan juga diarahkan ke pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di berbagai kawasan Timur Tengah.

Penulis :
Aditya Yohan