Pantau Flash
PB ISSI Gelar Gowes 2020 KM Jakarta-Papua
Banjir Bandang Sukabumi: 3 Orang Hanyut, 20 Orang Luka-luka
Sah! Pilkada Serentak 2020 Tetap Digelar 9 Desember 2020
Peringatan Banjir Warga Jakarta! Bendungan Katulampa Bogor Siaga I
30 Hotel di DKI Jakarta Siap Digunakan untuk Isolasi Pasien COVID-19 OTG

Jangan Remehkan Sakit Kepala dan Nyeri Punggung!

Jangan Remehkan Sakit Kepala dan Nyeri Punggung! Ilustrasi. (iStock)

Pantau.com - Jangan remehkan jika kamu mengalami sakit kepala disertai dengan nyeri punggung.

Sebuah tinjauan terhadap 14 studi menemukan bahwa orang dengan sakit kepala terus menerus atau sakit punggung dua kali mungkin mengalami gangguan lainnya.

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa ada hubungan kuat antara sakit kepala dengen nyeri di punggung bawah.

Melansir dari Medical News Today, sakit kepala kronis dan nyeri punggung yang terjadi terus menerus atau terjadi secara persisten merupakan kondisi yang melemahkan.

Baca juga: Girls, Ini 9 Alasan Kenapa Kamu Sering Alami Nyeri pada Payudara

Sakit kepala kronis dan sakit punggung muncul dalam lima penyebab utama hidup dengan disabailitas.

Tenaga kesehatan profesional kerap kali menangani kedua kondisi tersebut secara terpisah, namun ada teori bahwa pada sebagian orang kedua gejala itu muncul bersamaan.

Karenanya, menangani kedua gejala itu sebagai satu kondisi yang saling terkait mungkin akan memberikan hasil yang lebih baik.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan, sebanyak empat persen individu dewasa mengalami sakit kepala pada 15 hari atau lebih setiap bulannya.

Baca juga: Kepala Selalu Terasa Nyeri? Ketahui Dulu 5 Fakta Tentang Migran

Sedangkan menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke, hingga sekitar 80 persen orang dewasa mengalami nyeri punggung bagian bawah setidaknya sekali dalam seumur hidup mereka.

Sementara 20 persen di antaranya mengalami sakit punggung dan terus berkembang hingga taraf kronis.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: