Vaksin Kominfo Vaksin Kominfo
Pantau Flash
Pemerintah Tegaskan Vaksin Dosis Ketiga Hanya untuk Nakes!
Teten Masduki Sebut Jangan Lagi Impor Alat Kesehatan dan Pertanian, Akan Koordinasi dengan Menkes dan Mentan
Mobilitas Kendaraan di Bandung dan Puncak Menurun pada Akhir Pekan Ini
Update COVID-19 Indonesia 25 September 2021, Penambahan Kasus Harian Terbanyak Ada di Jawa Tengah
Pandemi Belum Usai, PBNU Dorong Pemerintah Benahi Sistem Kesehatan Nasional

Seberapa Sering Kita Harus Keramas? Nah Begini Jawaban Pakarnya

Seberapa Sering Kita Harus Keramas? Nah Begini Jawaban Pakarnya Ilustrasi Keramas. (Foto: shutterstock)

Pantau.com - Penelitian dari ahli dermatologi sekaligus pakar rambut Dr. Francesca Fusco mengungkapkan jenis kulit kepala dan jenis rambut dapat menentukan seberapa sering seseorang harus keramas dalam satu minggu.

"Secara umum, dengan mempertimbangkan semua jenis kulit dan jenis rambut, minimal seminggu sekali sudah cukup. Namun jika kamu cenderung memiliki kulit kepala yang benar-benar berminyak, maka disarankan agar keramas setiap hari," kata dia.

Selain itu, kamu juga harus benar-benar memilih shampo yang paling sesuai untuk jenis rambut dan kulit kepala.

"Jika kamu menggunakan banyak produk styling, kamu mungkin merasa perlu mencuci rambut lebih sering, ini normal dan menyehatkan bila dilakukan," tutur Fusco.

Baca Juga: Olahraga yang Satu Ini Bisa Bikin Kamu Awet Muda Lho

Tanda-tanda kamu perlu keramas adalah saat kulit kepala sudah terasa gatal yang tidak biasa, muncul aroma tak enak pada rambut, atau mulai timbul rasa sakit pada rambut ketika disisir.

"Area rambut yang keluar dari kulit kepala bisa mulai terasa sakit akibat penumpukan sel kulit mati yang berlebih, dan ada ketombe," papar Fusco.

Fusco mengatakan, salah satu kesalahan yang paling sering orang lakukan adalah jika kulit kepala mereka terasa gatal dan kering, namun mereka tidak lantas keramas menggunakan shampo.

"Tidak keramas, justru membuat kondisi rambut semakin buruk," kata dia.

Baca Juga: Sebelum Ada Cabai, Seperti Apa Rupa Sambal Zaman Dulu?

Selain alasan kosmetik seperti ketombe, mengatasi kulit kepala yang bau, dan rambut yang terbebani oleh minyak, keramas tidak teratur tidak akan menghilangkan bakteri, dan sel kulit mati.

Kondisi inilah yang menyebabkan terjadinya radang kulit kepala, ketombe, dan bahkan folikulitis, yaitu jerawat kecil di kulit kepala.

Jika kamu bermasalah dengan ketombe, shampo anti ketombe bisa menjadi solusi.

Kemudian, untuk mengatasi jerawat dan radang di kulit kepala, ia merekomendasikan agar kamu segera berkonsultasi dengan dokter kulit.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - ANU

Berita Terkait: