Pantau Flash
Dubai Putuskan 'Lockdown' Selama 14 Hari
Madonna Sumbang 1 Juta Dolar untuk Ciptakan Vaksin Korona
Jika Batalkan Kompetisi, Liga Inggris Terancam Denda Rp 15,3 Triliun
Sempat Tersangkut Skandal FIFA, Mantan Presiden Honduras Meninggal Dunia
Jakarta Pagi Cerah Berawan, Waspada Hujan Petir Sore Hingga Malam Hari

Wajah Vladimir Putin Jadi Tren Fashion di Rusia

Wajah Vladimir Putin Jadi Tren Fashion di Rusia Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Wajah Presiden Rusia Vladimir Putin rupanya jadi tren fashion di Rusia musim ini. Koleksi yang diberi nama Tim Putin dijual di sebuah butik di jalan Bolshaya Dmitrovka di pusat Kota Moskow.

Berbagai koleksi fashion bertema Vladimir Putin disediakan untuk pria dan wanita. Salah satu item fashion yang menarik antara lain kaos yang menampilkan gambar Putin berkacamata hitam dengan latar belakang bunga aster. Kaos tersebut dijual dengan harga $91 atau sekira Rp 1,2 juta.

Baca juga: 5 Benua Terbesar di Dunia, Asia Duduki Posisi Puncak

Seperti dilansir dari Forbes pada Jumat (25/10/2019), koleksi Tim Putin sengaja dirancang untuk membuat para pendukung Putin senang dan tertarik membelinya.

Warga Rusia yang berjiwa patriotik mungkin tertarik membeli jas hujan dengan lambang elang berkepala dua Rusia di bagian belakang. Selama berabad-abad simbol elang berkepala dua merupakan simbol Tsar Rusia.

"Sangat penting untuk menunjukan kepada warga Rusia bahwa kita memiliki warisan budaya yang kaya. Selama ini kita sering melupakan hal ini," ujar Direktur PR Aizel, Artur Efremov.

Baca juga: Cara Duduk Jokowi Viral, Pakar: Mungkin Beliau Rajin Peregangan dan Yoga

"Kami sering memakai barang-barang dengan pahlawan dari kartun asing, tetapi lupa bahwa kami memiliki kartun Soviet yang sangat keren," tambahnya.

Selain fashion bertema Putin, Rusia juga menampilkan fashion dengan simbol era Soviet seperti palu dan arit.

Palu arit mewakili kekuatan gabungan pekerja industri dan pertanian. Tema fashion kali ini diambil dari sejarah Rusia yang kuat dan stylish.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: