Pantau Flash
Kata Mahfud, KPK Tak Bisa Kembalikan Mandat ke Presiden
Soal Revisi UU Minerba, Jonan: Pernyataan Pemerintah Bisa Pengaruhi Harga
Suasana Memanas, OKI Gelar Pertemuan Luar Biasa Bahas Aksi Paksa Israel
Jokowi Diminta untuk Segera Melantik 5 Pimpinan Baru KPK
Rizki/Della ke Final Vietnam Open 2019, Anggia/Pia Terhenti

4 Hasil Karya Hebat Habibie yang Membanggakan Indonesia

4 Hasil Karya Hebat Habibie yang Membanggakan Indonesia BJ Habibie. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Kabar duka tengah merundung Indonesia, Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie atau disapa BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Soebroto. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di usia 83 tahun.

Ia dikenal sebagai sosok yang begitu berjasa di dunia dirgantara Indonesia. Ia tak hanya dikenal sebagai orang jenius di Tanah Air, Habibie pun juga merupakan sosok berpengaruh di dunia.

Kejeniusan Habibie dalam menciptakan karya dikenal hingga ke luar negeri. Mata dunia begitu tercengang dengan rancangan pesawat milik Habibie. Tentu hal itu buat bangga Indonesia, karena memiliki tokoh yang begitu diakui dunia. Habibie meninggalkan dunia ini dengan citra harum.

Karyanya tercatat dalam bidang penerbangan. Apa saja karya spektakuler yang diciptakan Habibie yang buat Indonesia tak dipandang sebelah mata?

1. Pesawat R80

Habibie. (Foto: Istimewa)

Banyak pesawat yang diciptakan oleh BJ Habibie, salah satunya pesawat R80. Pesawat ini dirancang dengan teknologi terbaru dan super canggih dengan tingkat keamanan yang tinggi bagi penumpang. 

Tak seperti pesawat lain, Pesawat R80 dilengkapi dengan teknologi fly by wire yang menggunakan sinyal elektronik dalam memberikan perintah. Fly by wire merupakan sebuah sistem kendali yang menggunakan sinyal elektronik dalam memberikan perintah.

Adapun Pesawat R80 dirancang oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI). PT Regio Aviasi Industri (RAI) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perancangan, pengembangan, dan manufaktur pesawat terbang. Perusahaan ini didirikan oleh BJ Habibie bersama putra sulungnya, Ilham Akbar Habibie.

Baca juga: BJ Habibie Wafat, Jokowi di RSPAD: Beliau Ilmuwan Kelas Dunia

2. Pesawat N-250

Pesawat N-250. (Foto: Istimewa)

Pesawat N-250 adalah pesawat penumpang sipil (airliner) regional komuter turboprop rancangan asli IPTN (Sekarang PT Dirgantara Indonesia, PT DI, Indonesian Aerospace), Indonesia. Menggunakan kode N yang berarti Nusantara menunjukkan bahwa desain, produksi dan perhitungannya dikerjakan di Indonesia atau bahkan Nurtanio, yang merupakan pendiri dan perintis industri penerbangan di Indonesia. 

Pesawat ini adalah ide dari Habibie. Pertimbangannya untuk memproduksi pesawat ini di antaranya karena salah satu pesawat saingannya Fokker F-50 sudah tidak diproduksi lagi sejak keluaran perdananya 1985, karena perusahaan industrinya, Fokker Aviation di Belanda dinyatakan gulung tikar pada tahun 1996.

3. Turut Merancang C-130 Hercules

Pesawat C-130 Hercules. (Foto: Istimewa)

BJ Habibie pernah ikut serta mendesain pesawat angkut militer TRANSALL C-130. Pesawat tempur ini memiliki empat turboprop sayap tinggi (high wing) sebagai pesawat angkut militer utama untuk pasukan di banyak bagian dunia. 

Awalnya pesawat ini merupakan sebuah pengangkut tentara dan pesawat kargo yang sekarang ini juga digunakan untuk berbagai macam peran, termasuk infantri airborne, pengamatan cuaca, pengisian bahan bakar di udara, pemadam kebakaran udara, dan ambulans udara. 

Sekarang ada lebih dari 40 model Hercules, termasuk beberapa kapal senapan, dan juga digunakan di lebih dari 50 negara. Ini adalah salah satu karya Habibie.

Baca juga: Infografis 5 Quotes Cinta Ini Membuktikan Habibie adalah Pria yang Romantis

4. Miliki Andil dalam Dornier Do 31

Pesawat Dornier Do 31. (Foto: Flickr)

Presiden RI ke-3 ini memiliki andil dalam terciptanya pesawat Do 31. Ini merupakan jet transportasi eksperimental VTOL Jerman Barat yang dibangun oleh Dornier.

Do 31 dirancang untuk memenuhi spesifikasi NATO (BMR-4) untuk pesawat dukungan taktis untuk pesawat strike serangan VTOL VJ EWR 101 dirancang di bawah kontrak NATO dari BMR-3.

Namun, proyek ini dibatalkan pada tahun 1970 karena tingginya biaya, masalah teknis dan perubahan persyaratan. Namun ide Habibie terkait pembuatan pesawat masih tercatat hingga saat ini.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Kontributor - TAG
Penulis
Kontributor - TAG
Category
Nasional

Berita Terkait: