Pantau Flash
The Fed Turukan Suku Bunga, Rupiah Diprediksi Menguat
BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Wilayah Perairan Indonesia
PBNU Ikut Komentar Soal Kenaikan Cukai Rokok Berdampak ke Petani Tembakau
PKB Pastikan Beri Bantuan Hukum untuk Imam Nahrawi
Indonesia Hancurkan Kepulauan Mariana Utara 15-1

'Bursa Caketum Golkar: Bamsoet Diuntungkan dengan Sikap Jokowi'

'Bursa Caketum Golkar: Bamsoet Diuntungkan dengan Sikap Jokowi' Bamsoet usai bertemu Jokowi (Foto: Antara)

Pantau.com - Pengamat politik dari Universitas Bunda Mulia, Silvanus Alvin mengatakan langkah politisi Golkar Bambang Soesatyo untuk maju sebagai calon Ketua Umum Golkar diuntungkan oleh rasa nyaman Presiden Jokowi terhadap dirinya.

"Untuk saat ini posisi Bamsoet memang berada di atas angin karena ada efek positif pasca-pertemuannya dengan Jokowi,” kata Alvin dihubungi di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Bertemu Presiden Jokowi, Bamsoet Bantah Minta Restu Maju Jadi Ketum Golkar

Alvin mengatakan jika merujuk pada perbedaan durasi pertemuan antara Jokowi dengan dua kandidat calon Ketua Umum Golkar yakni Bamsoet dan Airlangga Hartarto secara terpisah, menurutnya, Bamsoet lebih unggul lantaran dapat diterima Jokowi dalam waktu yang lebih lama.

Dia mengatakan Jokowi kerap menyampaikan pesan politik yang tersirat. Durasi pertemuan antara Jokowi dengan Bamsoet yang lebih lama dibandingkan pertemuan Jokowi dengan Airlangga Hartarto menurutnya menyiratkan sesuatu.

Menurut Silvanus, lamanya pertemuan Jokowi dengan Bamsoet menunjukkan Presiden Terpilih 2019-2024 itu nyaman dengan Bamsoet.

"Bila pertemuan hanya sebentar, ya dapat diartikan kurang nyaman. Apalagi Jokowi ini tipe politisi yang mengedepankan 'kerja, kerja dan kerja' sehingga waktu itu sangat berharga," ujar Alvin.

Baca juga: Persilakan Ketua DPD II Cabut Dukungan, Bamsoet: Biar Tak Jadi Korban

Sementara untuk Airlangga, kata Alvin, posisinya diuntungkan karena saat ini yang bersangkutan merupakan ketua umum petahana.

Meskipun demikian Alvin menilai baik Airlangga maupun Bamsoet belum dalam posisi aman. Keduanya harus meyakinkan pemilik hak suara untuk bisa terpilih dalam Munas Golkar 2019.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: