Pantau Flash
Hampir Seribu Personel Pengamanan VVIP Amankan Kedatangan Jokowi di NTT
Jakarta Diprediksi Akan Diguyur Hujan Sejak Siang hingga Malam Nanti
Puluhan Pohon Ganja Ditemukan Tumbuh Subur di Gunung Guntur Jabar
BIN Sudah Deteksi Sejak Lama Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire
Kominfo: Netflix Harus Patuh dengan Regulasi UU ITE

Apakah Boleh Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal?

Headline
Apakah Boleh Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal? Adi Hidayat (Foto: Instagram/@ustadzadihidayat)

Pantau.com - Hara Raya Idul Adha 2019 akan jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019. Masyarakat khususnya umat muslim dalam hari raya ini akan melaksanakan ibadah idul qurban alias berkurban.

Namun pertanyaan muncul, apakah boleh menyembelih hewan kurban untuk orang yang sudah meninggal dunia?

Pertanyaan tersebut sering muncul ketika menjelang hari raya Idul Adha seperti saat-saat ini. Menjawab hal ini, Ustaz Adi Hidayat mengatakan dalam sebuah ceramahnya menyatakan bahwa penyembelihan hewan kurban untuk orang yang sudah meninggal ternyata boleh dilakukan.

"'Assalamualaikum Ustad bagaimana hukum berkurban untuk orang tua yang sudah meninggal?' Boleh, boleh (berkurban untuk orang yang sudah meninggal)," kata Ustaz Adi Hidayat di kutip Pantau.com dalam sebuah video ceramahnya, Minggu (11/8/2019).

Ustaz yang akrab disapa UAH ini mengatakan, hal tersebut atas dalil yang bersumber hadis di Ibnu Majah nomor 3221

Menurut UAH, para ulama mengatakan, kalimat pertama Muhammad saat berkurban, satu kurban untuk satu orang. Itu sah dan boleh saja, berkurban satu hewan untuk satu orang.

"Misalnya, ada lima orang dalam satu keluarga berkurban masing-masing berkurban satu sapi," ungkapnya.

Ustadz Adi Hidayat kemudian mengatakan, jika ada kemampuan boleh dan sah saja berkurban 1 orang 1 ekor hewan. Adapun yang kedua menurutnya, jika kita hanya mampu membeli satu ekor hewan tidak perlu digilir bergantian setiap orang dalam keluarga.

"Jika hanya mampu satu ekor hewan saja, niatkan saja untuk keluarga besar," tuturnya.

Baca Juga: 5 Deretan Makan Khas Idul Adha, Nomor 1 Wajib Ada!

Sementara untuk yang terakhir, UAH menerangkan bagaimana berkurban untuk umat. Atau bisa berkurban untuk orang banyak dengan catatan berstatus tidak mampu. Menurutnya hal tersebut boleh dilakukan.

"Anda boleh berkurban, modalnya dari Anda untuk orang lain yang mungkin tidak punya kemampuan," kata Ustaz Adi Hidayat.

Pertanyaannya dari mana hukum berkurban tersebut, Ustaz Adi mengatakan ada keluarga Nabi yang sudah meninggal.

"Untuk itu dikatakan kita boleh berkurban atau pun bersedekah di atas nama orang tua kita atau keluarga kita yang sudah meninggal," tandasnya.


Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Ragam

Berita Terkait: