Forgot Password Register

AS Bakal Berikan Sanksi Keras, Begini Sikap Perlawan Iran

AS Bakal Berikan Sanksi Keras, Begini Sikap Perlawan Iran Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Presiden Iran Hassan Rouhani menepis ancaman AS untuk menjatuhkan sanksi paling keras atas Republik Islam itu. Presiden Hassan Rouhani mengatakan tak bisa membuat keputusan untuk Iran atau negara merdeka lain di dunia.

"Semua negara di dunia mengingini kemerdekaan dalam pengambilan keputusan mereka. Dan tidak logis bahwa Amerika membuat keputusan untuk dunia," kata Rouhani pada Senin, setelah pernyataan anti-Iran oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

Pompeo mengatakan Iran akan menderita sanksi paling keras dalam sejarah dari Amerika Serikat jika negara tersebut tidak mengubah jalurnya saat ini. Ia mendesak Iran agar melapor ke Badan Tenaga Atom Internasional mengenai program nuklirnya.

Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin menolak pernyataan ancaman Pompeo sebagai hal yang tak masuk akal dan campur-tangan.

Baca juga: China Luncurkan Satelit Komunikasi Penjelajah Sisi Gelap Bulan

Di dalam satu pernyataan, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasemi mengatakan Amerika Serikat berusaha mengalihkan perhatian global dari tindakan tidak sahnya berkaitan dengan kesepakatan nuklir Iran dengan mengancam dan menghina Negara Iran.

Masalah yang ada di Irak, Suriah, Yaman, Palestina dan Afghanistan adalah akibat dari kebijakan AS di wilayah tersebut. Oleh karena itu, Amerika tidak berhak mempengaruhi kebijakan Iran di wilayahnya sendiri.

"Selama empat dasawarsa terakhir ini, Republik Islam Iran telah melawan rencana AS dan sekutunya dan telah terbukti menang", katanya. Ia menambahkan Republik Islam Iran juga akan menggagalkan kebijakan bermusuhan AS pada masa depan.

Iran, kata Qasemi, memiliki hak untuk secara hukum menuntut Amerika Serikat sehubungan dengan ancaman dan tindakan tidak sahnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More