Forgot Password Register

Bahaya Air Minum Kemasan Botol Menurunkan Jumlah Sperma

Bahaya Air Minum Kemasan Botol Menurunkan Jumlah Sperma Ilustrasi air mineral botol kemasan. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Mungkin selama ini kita menganggap mengkonsumsi air mineral dalam kemasan adalah hal biasa. Air mineral dalam kemasan memang cukup praktis dan mudah didapat dimana saja dengan beragam merek.

Namun, sebuah penelitian yang dilakukan di sembilan negara menguak kandungan berbahaya dari botol kemasan beberapa merek air minum. Uji coba dilakukan pada 250 merek air minum kemasan botol plastik dan dua diantaranya adalah dua merek ternama di Indonesia. Studi dilakukan di Brazil, China, India, Indonesia, Kenya, Lebanon, Meksiko, Thailand, dan Amerika Serikat.

Secara mengejutkan hasil dari studi tersebut, 93 persen sampel termasuk merek ternama seperti Aqua, Aquafina, Dasani, Evian, Nestle Pure Life dan San Pellegrino, ditemukan terkontaminasi mikroplastik. Botol kemasan dari beberapa minuman tersebut mengandung zat berbahaya seperti polypropylene, nilon, dan polyethylene terephthalate (PET), yang digunakan untuk membuat tutup botol.

"Dalam penelitian ini, 65% partikel yang kami temukan sebenarnya fragmen dan bukan serat," kata Peneliti Microplastic Sherri Mason dari Universitas Negeri New York di Fredonia, seperti dilansir dari Zeenews, Minggu (15/4/2018).

Baca juga: Benarkah Daging Sumber Penyakit Bagi Manusia?

Selama proses pengemasan ada partikel plastik yang merembes di air minum. Paparan zat kimia berbahaya itu jadi meluas, sehingga tidak aman diminum. Dalam setiap liter air minum rata-rata mengandung 10,4 partikel plastik yang terkontaminasi. 

Merek air minum kemasan lainnya yang terkontaminasi mikroplastik yakni Bisleri, Epura, Gerolsteiner, Minalba dan Wahaha. Para ahli memperingatkan bahwa sebaiknya jangan terlalu sering mengkonsumsi air minum dalam kemasan botol plastik karena berisiko kesehatan yang mengganggu.

"Risikonya antara lain, ada hubungan dengan peningkatan jenis kanker tertentu, menurunkan jumlah sperma hingga meningkat dalam kondisi seperti ADHD dan autisme," ujar Mason. 

Baca juga: 6 Makanan yang Ampuh Mencegah Penuaan Dini

Sementara penelitian lainnya yang dilakukan oleh Orb Media telah mengklaim bahwa air ledeng yang direbus lebih aman daripada air minum dalam kemasan botol plastik meski sama-sama mengandung partikel plastik namun dalam jumlah kecil.

"Air ledeng pada umumnya lebih aman daripada air kemasan. Maka lebih baik minum air yang direbus sampai matang, daripada minum air kemasan sekali pakai," imbuh Mason.

Studi yang dilakukan selama tiga bulan tersebut, menggunakan teknik yang dikembangkan oleh University of East Anglia's School of Chemistry untuk melihat partikel mikroplastik. Caranya adalah mengetes botol plastik dengan radiasi. Jika berubah warna, artinya botol plastk dianggap terpapar.

"Kami pastikan metodologi temuan ini akurat dan kredibel," ungkap Pemimpin Peneliti Andrew Mayes, dari UEA's School of Chemistry.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More