Forgot Password Register

Headlines

Bawaslu Rekomendasikan Pemungutan Suara Pemilu di Malaysia Diulang

Bawaslu Rekomendasikan Pemungutan Suara Pemilu di Malaysia Diulang Konferensi pers Bawaslu terkait pelanggaran pemilu (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan agar pemungutan suara pemilu 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia diulang.

Hal itu seiring dengan temuan Bawaslu terkait surat suara yang tidak sah dan kinerja panitia pemilihan luar negeri (PPLN) Kuala Lumpur yang tidak profesional.

"Sebagian surat suara pemilu yang telah masuk di PPLN Malaysia diyakini tidak sesuai dengan asas langsung, bebas, rahasia, jujur, dan adil. PPLN Kuala Lumpur terbukti secara sah dan meyakinkan tidak melakukan tugas dengan objektif, transparan, dan profesional dalam melaksanakan pemilu 2019. Oleh sebab itu Bawaslu rekomendasi pemungutan suara ulang khusus di Kuala lumpur, Malaysia," kata anggota Bawaslu Rahmat Bagja di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Baca juga: Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Perludem Minta KPU-Bawaslu Tegas

Sebelumnya, pencoblosan di Malaysia telah dilakukan pada Minggu, 14 April 2019. Namun dalam catatan Bawaslu terdapat 319.293 pemilih yang harus melakukan pemungutan suara ulang karena terindikasi ada kesalahan administrasi yang dilakukan oleh PPLN.

Bawaslu merekomendasikan agar pencoblosan dilakukan lewat metode pos.

"Bawaslu perintahkan kepada panitia penyelenggara luar negeri Kuala lumpur melalui KPU untuk lakukan Pemungutan suara ulang melalui metode pos dengan jumlah 319.293 pemilih. Karena ditemukan data bahwa jumlah surat suara yang dikirim melalui pos tidak tercatat besarannya berapa oleh PPLN," ucapnya.

Baca juga: KPU Klarifikasi Sebutan Sampah untuk Surat Suara Tercoblos di Malaysia 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More