Forgot Password Register

Begini Penanganan Aksi Unjuk Rasa Rompi Kuning dari Mata Lensa Polisi

Begini Penanganan Aksi Unjuk Rasa Rompi Kuning dari Mata Lensa Polisi Ilustrasi polisi Perancis menangani unjuk rasa Rompi Kuning. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Protes Rompi Kuning di Perancis terus berlanjut. Warga yang marah soal kenaikan BBM terus melampiaskan emosinya. Pucaknya, terjadi pada Sabtu lalu.

Kebencian di kalangan warga Perancis untuk kelas pekerja menengah dibuat tak bisa berpikir dengan melonjaknya biaya hidup ditambah dengan pajak yang tinggi untuk membayar reformasi pemerintah.

"Orang bekerja dan membayar banyak pajak, dan kami sudah muak. Semua politisi menerima uang dalam jumlah besar, tetapi hanya remah-remah yang tersisa untuk rakyat," kata warga Paris Rabah Mendez kepada Wall Street Journal yang dikutip dari Sputnik, Selasa (4/12/2018).

Baca juga: Demonstrasi Rompi Kuning Masih 'Kurung' Perancis, Puluhan Polisi Jadi Korban

Di seluruh Prancis, unjuk rasa telah mengakibatkan tiga kematian dan lebih dari 260 orang luka-luka. Hingga kini, tercatat 412 oknum Rompi Kuning sudah ditahan aparat berwajib. 

Sebelumnya diberitakan, puluhan orang petugas polisi terluka dalam aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar di Toulouse. Demonstrasi Rompi Kuning berubah menjadi kerusuhan, membuat wilayah Paris bak medan perang.

Pihak berwenang Toulouse mengatakan, 57 orang, termasuk 48 petugas polisi, terluka dalam bentrokan. Lima petugas polisi mendapatkan perawatan instensif di rumah sakit.

Setidaknya, 16 orang telah ditangkap di dalam kerusuhan itu. Empat di antaranya ditahan lantraran ikut serta dalam aksi kiriminal, seperti penjarahan toko yang berada di pusat kota. Tak ayal, kecaman terhadap rompi kuning kian terdengar di Perancis.

Baca juga: Macron: Gerakan Rompi Kuning Penyebab Demonstrasi Besar-besaran


Share :
Komentar :

Terkait

Read More