Forgot Password Register

Headlines

Buntut Kerusuhan, Kalapas Narkotika Langkat Dinonaktifkan

Buntut Kerusuhan, Kalapas Narkotika Langkat Dinonaktifkan Sejumlah narapidana membersihkan bagian depan gedung Lapas Narkotika Kelas III Langkat yang rusak pascakerusuhan, di Langkat, Sumatera Utara. (Foto: Antara/Irsan Mulyadi)

Pantau.com - Kalapas Narkotika Langkat, Sumatera Utara,  Bachtiar Sitepu, dinonaktifkan untuk sementara waktu, setelah terjadinya kericuhan di Lapas Narkotika Kelas III Langkat, pada Kamis, 16 Mei 2019.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara Dewa Putu Gede, Jumat (16/5/2019) mengatakan, selain Kalapas, Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Keamanan dan Ketertiban juga akan dinonaktifkan.

"Ini langkah pertama yang kami ambil sebagai evaluasi," ujarnya.

Baca juga: Pasca Kerusuhan dan Pembakaran Lapas Langkat , 51 Napi Berstatus Buron

"Akan dipadukan juga bagaimana warga binaan memancing petugas sehingga bisa terjadi tindakan tindakan yang tidak baik," katanya

Terkait tuntutan para napi, Dewa mengatakan, juga akan dilakukan evaluasi dan pendalaman secara komprehensif.

"Semua yang menjadi tuntutan mereka akan kami evaluasi. Di dalam sudah saya suruh mendata siapa pegawai yang terlibat memprovokasi ini," ujarnya.

Sedikitnya 51 narapidana Lembaga Pemasyarakatan Simpang Ladang Hinai Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, masih melarikan diri pasca kerusuhan yang terjadi di lapas tersebut.

Baca juga: Napi Narkoba di Sumut Bakar Lapas, Ratusan Tahanan Kabur

Jumlah warga binaan di Lapas tersebut ada 1.634 orang, dan saat dilakukan apel tadi malam pasca kerusuhan tercatat ada 1.480 yang hadir di lapangan.

Dari data yang di himpun diketahui ada 154 warga binaan yang melarikan diri dari lapas saat peristiwa kerusuhan terjadi dan hingga tadi malam sudah 103 orang yang sudah kembali baik tertangkap oleh pihak kepolisian maupun yang menyerahkan diri.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More