Forgot Password Register

Headlines

Buwas Curigai Ada Beras Oplosan, Begini Bedakan Asli dan Campuran

Buwas Curigai Ada Beras Oplosan, Begini Bedakan Asli dan Campuran Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Sobat, baru saja Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso melakukan tinjauan harga ke Pasar Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta, Kamis (8/11/2018) untuk mengetahui kondisi pasokan dan harga beras.

Rupanya pria yang akrab disapa Buwas ini mencurigai ada indikasi oknum pedagang yang mengubah atau mengoplos beras medium menjadi premium untuk meraup lebih banyak keuntungan. Harga beras medium mengalami tren kenaikan menjadi Rp9.900 sampai Rp10.500 per kilogram.

"Kalau saya dari penyuplai, justru ada kecurigaan ini ada perubahan beras medium menjadi premium. Bisa dilihat hari ini stok terbanyak mungkin 80 persen medium," katanya. 

Baca juga: Harga Ayam dan Telur Katanya Stabil Mom, Kalian Sudah Cek?

Nah biar kalian tidak ketipu, kalian harus bisa membedakan mana beras medium dan beras premium. Dikutip dari Balitbangtan Kementerian Pertanian, memberikan deskripsi perbedaan beras medium dan premium. 

1. Kenampakan beras 


SNI 6128-2015 mensyaratkan kelas mutu beras medium I mengandung beras kepala minimal 78% dan beras patah maksimal 20% dengan derajat sosoh 95% dan kadar air beras maksimal 14%. Semakin turun kelas mutu beras ke medium II dan medium III, maka semakin turun pula pesyaratan persentasi beras kepala dan derajat sosoh.

Beras mutu terbaik menurut SNI ditentukan oleh kandungan beras kepala sebesar minimal 95% dan beras patah maksial 5% dengan derajat sosoh 100% dan kadar air maksimal 14%.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More