Pantau Flash
Awan Setho Cedera, Simon Panggil Teja Paku Alam
Manokwari Rusuh, Polisi Cari Penyebar Konten Video Provokasi
Kerusuhan Manokwari: 3 Polisi Jadi Korban, Kapolda dan Pangdam Dilempari
Fix! Donald Trump Tegaskan AS Tak Akan Berbisnis Dengan Huawei
Ada Aksi Protes Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya, Manokwari Lumpuh

Cerita Kelam Massa Aksi 22 Mei Soal Bentrok dengan Polisi di Jatibaru

Cerita Kelam Massa Aksi 22 Mei Soal Bentrok dengan Polisi di Jatibaru Aksi massa 22 Mei (Foto: Pantau.com/Anugerah Ali)

Pantau.com - Bentrokan antara massa aksi 22 Mei dengan polisi disebut turut menimbulkan korban luka-luka lantaran diberondong peluru karet. 

Salah seorang yang menjadi korban adalah pria asal Bogor, Jawa Barat, yang enggan disebutkan namanya. Pria berbadan kurus itu bercerita soal ganasnya para petugas keamanan yang disebutnya menembaki massa dengan membabi buta.

Meski hanya menderita luka tak terlalu serius di bagian punggung sebelah kanan. Namun, ia menyebut akibat serangan itu banyak jatuh korban, paling banyak remaja tanggung. "Wah banyak, paling banyak anak-anak kecil (remaja)," katanya kepada Pantau.com, di Jatibaru, Jakarta Rabu (22/5/2019).

Baca juga: Kapolri Tunjukkan Senjata Api Milik Pihak Lain dalam Aksi 22 Mei

Tak hanya itu, pria itu juga menceritakan soal keganasan para petugas kepolisian. Menurutnya, kala insiden bentrokan itu terjadi, secara bergantian polisi terus memberondong massa dengan peluru karetnya.

Bahkan, sedikitnya ada lima sampai tujuh petugas kepolisian yang menembakkan peluru karet ke arah massa 22 Mei.

"Ada lima lebih lah (polisi yang menembaki massa). Jadi formasinya itu gantian, kalau yang pertama udah selesai nembak, nah yang lain maju terus nembakin lagi," paparnya.

Baca juga: Anies Baswedan: Kondisi Jakarta Secara Umum Kondusif

Terkait dengan luka yang diterimanya, pria berjaket hitam itu menyebut bahwa bekas luka yang telah diobati dengan perban itu didapat saat mencoba melarikan diri.

"Waktu saya mundur tuh polisi masih nembakin peluru," singkatnya.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih berkumpul di sekitaran flyover Jatibaru sembari membakar ban dan kayu di tengah jalan raya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: