Forgot Password Register

Diancam Tarif Balasan 60 Miliar Dolar AS, Trump Ciut Nyali Hingga...

Diancam Tarif Balasan 60 Miliar Dolar AS, Trump Ciut Nyali Hingga... Wakil PM China Liu He yang memimpin delegasi perdagangan China, bertemu Presiden AS Donald Trump (Foto: Getty Image)

Pantau.com - Presiden AS Donald Trump membantah perundingan dagang dengan China telah gagal dan menyebut ketegangan antara kedua negara ekonomi terbesar itu sebagai 'pertengkaran kecil'. Ucapan ini muncul setelah Pemerintah China juga memberikan balasan tarif sebesar 60 miliar dolar AS ke tiga kategori tarif antara 10 persen dan 25 persen. Untuk sisa impor AS, tingkat bea tetap di 5 persen, menurut pernyataan yang dirilis oleh Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara.

Tarif itu akan mencapai sekitar 5.000 produk seperti makanan, bahan kimia, dan suku cadang mobil, dan akan mulai berlaku pada 1 Juni, kata komisi itu. Dalam pernyataan terpisah pada hari Senin, komisi mengatakan akan terbuka untuk aplikasi pembebasan tarif untuk bagian dari impor AS yang berkualitas.

"Kami sedang terlibat dialog yang akan terus berlanjut," kata Trump menjawab pertanyaan VOA di halaman Gedung Putih hari Selasa (14 Mei 2019) pagi sebelum ia menaiki helikopter kepresidenan.

Baca juga: Bukan Gertak Sambal, China Siapkan Tarif Impor AS Sebesar USD60 Miliar

"Kita hampir mencapai perjanjian, tapi mereka memutuskan perundingan," kata Trump lagi.

Trump mengatakan sebelumnya bahwa perjanjian bisa dicapai pada waktu yang tepat, kecuali kalau defisit perdagangan Amerika yang berjumlah 419 miliar dolar dengan China tidak bisa diperkecil.

"China membeli jauh lebih sedikit barang kita dibanding yang kita beli dari mereka," kata Trump dalam serangkaian cuitan untuk mengomentari perang tarif antara kedua negara.

"Persahabatan dan rasa hormat saya pada Presiden Xi Jinping tidak terbatas, tapi seperti yang sering saya katakan sebelum ini, perjanjian baru ini harus menguntungkan Amerika, kalau tidak, tidak ada artinya. Kita harus bisa mengecilkan kerugian kita dalam perdagangan dengan China," tambahnya.

Baca juga: Duh! Gaji Pilot Masih Ngutang, CEO Jet Airways Malah Mengundur Diri

Trump mengatakan, Amerika kini berada dalam posisi "yang jauh lebih baik", dan mengulangi pernyataan yang sering disampaikannya bahwa negara lain tidak akan dibiarkan mengambil keuntungan dari Amerika dalam bidang perdagangan.

Trump mempertahankan tarif yang dikenakannya minggu lalu atas barang-barang China bernilai 200 milyar dollar, tapi tidak mengatakan apapun tentang anjloknya pasar saham 2,4 persen setelah China membalas dengan tarif impor atas barang Amerika bernilai 60 milyar dollar mulai tanggal 1 Juni.

Ketika bursa dibuka Selasa pagi, indeks Dow Jones naik setengah persen dibanding kemarin.

Trump juga mengklaim bahwa tarif impor baja yang dikenakan Amerika “telah membangun kembali industri baja Amerika.” Ia mendesak perusahaan Amerika untuk membuat barang-barang di dalam negeri, karena tidak akan dikenai tarif. “Kalian juga bisa membeli baja dari negara selain China,” tambahnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More