Forgot Password Register

Ditantang Perbaiki Sepakbola Indonesia, Ini Jawaban Erick Thohir Soal Jadi Ketum PSSI

Ditantang Perbaiki Sepakbola Indonesia, Ini Jawaban Erick Thohir Soal Jadi Ketum PSSI Erick Thohir ketika berikan penjelasan. (Foto: Pantau.com/ Wila Wildayanti)

Pantau.com - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir, menegaskan tidak tertarik untuk menjadi ketua umum Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI). Namun, dia tidak menampik memiliki harapan untuk bisa memperbaiki sepakbola Tanah Air.

Dalam beberapa hari terakhir, warganet meminta Erick untuk menggantikan posisi Edy Rahmayadi sebagai Ketum PSSI. Pasalnya, mereka kecewa dengan sosok Edy yang saat ini merangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatera Barat.

Oleh karena itu, para pencinta sepakbola Indonesia banyak yang mendesak Edy untuk mundur dari Ketum PSSI. Sehingga, mereka meminta Erick untuk menggantikan mantan Pangkostrad untuk menduduki kursi PSSI satu.

Baca Juga: Pantau Story: Cita-cita Luhur Prancis Berbuah Sukses di Sepakbola

Meski begitu, Erick menegaskan dirinya tidak cocok untuk berada di PSSI, terlebih menjadi ketua. Namun, sebagaimana dijelaskan di awal, pengusaha asal Jakarta itu tertantang untuk bisa memperbaiki persepakbolaan Tanah Air.

Dalam hal ini, dia menjelaskan, ingin berkontribusi untuk klub kecil maupun dari segi kompetisi. Sebab menurutnya, kompetisi yang bagus juga bisa menjadi tolak ukur keberhasilan sepakbola di Indonesia.

Erick mencontohkan, bagaimana kompetisi di Premier League yang pada era 80-an sama sekali tidak dilirik oleh masyarakat sekitar. Namun, saat ini Premier League justru menjadi kompetisi yang paling banyak diminati oleh penggemar sepakbola dunia. “Kalau sebagai Ketum PSSI, saya jawab tidak. Tapi kalau ditantang memperbaiki sepakbola Indonesia baik secara klub yang kecil atau mungkin secara liga, itu menarik buat saya,” kata Erick saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Kamis (15/11/2018).

“Sudah seharusnya, setelah Asian Games 2018, industri olahraga harus berkembang, tidak hanya atletnya saja. Dan saya yakin industri olahraga bisa dikelola secara profesional dan transparan,” papar Erick.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More