
Pantau - Pelatih baru timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto memimpin seleksi 42 pemain di Yogyakarta International School Soccer Field, Yogyakarta, pada 23-28 Februari 2026 sebagai bagian persiapan menghadapi Piala AFF U-17 dan Piala Asia U-17.
Berita ini terbit pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 16:07 WIB dengan waktu baca 3 menit.
Jakarta ANTARA melaporkan bahwa seleksi ini menjadi agenda perdana Kurniawan setelah ditunjuk menangani timnas U-17 menggantikan Nova Arianto.
Dalam keterangan PSSI pada Selasa disebutkan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari persiapan Piala AFF U-17 pada 11-23 April serta Piala Asia U-17 2025 pada 30 April-17 Mei di Arab Saudi.
Pemanggilan ini menjadi momentum baru karena untuk pertama kalinya Kurniawan memimpin langsung timnas U-17 yang sebelumnya ditangani Nova Arianto.
Sebelum meninggalkan tim, Nova membantu proses transisi kepelatihan saat timnas U-17 kalah dua kali melawan China dalam laga uji coba pada 8 dan 11 Februari lalu.
PSSI juga menyerahkan penyusunan staf timnas U-17 sepenuhnya kepada Kurniawan sebagai pelatih kepala.
Kurniawan merupakan mantan penyerang timnas Indonesia era 1995-2005 yang dikenal dengan julukan Garuda.
Ia juga pernah menjadi asisten Indra Sjafri di timnas Indonesia U-23 dan menjadi bagian dari tim yang meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja.
Seleksi Jadi Bagian Pembinaan Usia Muda
Terkait komposisi pemain, pemanggilan 42 pemain ini merupakan hasil sebaran pembinaan usia muda di berbagai daerah di Indonesia.
Para pemain berasal dari sejumlah klub dan akademi seperti Persib Bandung, Bali United, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Madura United, PPLP Papua, hingga Erlangga FA.
Posisi kiper diisi Syahdan Caesar dari ASIOP, Moh Fahrizal dari Persib Bandung, Noah Leo Duvart dari Bali United, dan Vito Fauza dari Persijap Jepara.
Pada posisi belakang terdapat Waliyuddin Shofa A dari Persib Bandung, Pandu Aryo dari Persik Kediri, Putu Ekayana Yoga dari Bali United, Farik Rizqi dari Madura United, Shoyyo Himawan P dan Zidane Raditya Chandra dari Persis Solo, M Widi Fathillah dari Persebaya Surabaya, Marthquin Yoku dari PPLP Papua, M Rifaldi dan Peres Akwila Tjoe dari Persija Jakarta, M Fata Fatihul Ihsan dan Farrel Luckyta W dari PSS Sleman, Made Arbi Ananta dari Bali United, Rizki Qory Khatami dari Persib Bandung, Gilbert G Wangge dari Persita Tangerang, Handri Dimas Sulityo dari Persik Kediri, M Daffa Prasetyo dari Borneo FC, serta M Rauf dari Bhayangkara Presisi.
Daftar Pemain di Semua Lini
Pada lini tengah terdapat Fardan Faras Prawita dari Borneo FC, Girly Andrade Guevara dari Persik Kediri, Chico Jericho Y dari ASIOP, Keanu Sanjaya dan I Komang Semadi dari Bali United, Miraj Riski Sulaiman dari Madura United, M Irgi Fahrezi dari Erlangga FA, Alfredo Naraya N dan Dava Yunna Adi dari Persebaya Surabaya, Abdul Galih R dari Persib Bandung, Ridho dari Persija Jakarta, Rohmat Nur H dari PSM Makassar, M Rofiq Januar dan Ichiro Akbar dari Bhayangkara Presisi, serta Faisal Ade dari Malut United.
Sementara itu pada posisi depan terdapat Sean Rahman Castor dan M Mierza F dari Persik Kediri, Fardhan Ary dari Madura United, M Hadza M dari Borneo FC, serta Yohanes Yapagaimu dari Safin Pati.
Seleksi ini akan menjadi dasar penentuan skuad final yang diproyeksikan tampil di dua turnamen tersebut.
- Penulis :
- Arian Mesa







