Forgot Password Register

Headlines

Dua Gigi Hilang Pada Usia Dewasa, Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Ilustrasi serangan jantung (Foto: Pixabay) Ilustrasi serangan jantung (Foto: Pixabay)

Pantau.com Serangan jantung merupakan salah satu penyakit mematikan yang seharusnya bisa dicegah sejak dini. Menurut ilmu kedokteran, seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung biasanya memiliki tanda-tanda tertentu selain faktor genetika.

Sebuah penelitian AS mengemukakan bahwa kehilangan dua atau lebih gigi alami pada usia paruh baya, merupakan penanda adanya peningkatan risiko penyakit jantung koroner. Penelitian itu dinyatakan oleh Dr Lu Qi dari Universitas Tulane di New Orleans, seperti dilansir dari Reuters.

"Selain asosiasi lain yang didirikan antara kesehatan gigi dan risiko penyakit, temuan kami menunjukkan bahwa orang dewasa setengah baya yang telah kehilangan dua atau lebih gigi di masa lalu dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular,” ujar Qi.

Baca juga: Hei Kamu... Jangan Takut Deh Makan di Malam Hari

Namun, Qi menuturkan bahwa masih belum jelas hubungan antara kehilangan gigi dengan risiko kardiovaskular. Kebanyakan penelitian sebelumnya, hanya menyelidiki  mengenai kasus kehilangan gigi yang sudah ada sebelumnya.

“Sedikit yang diketahui tentang apakah insiden akhir-akhir ini, yaitu kehilangan gigi selama masa dewasa tengah dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular di masa depan,” ungkapnya.

Tim studi dari Studi Kesehatan Perawat jangka panjang (NHS) dan Studi Tindak Lanjut Profesional Kesehatan (HPFS) melakukan analisis data pada wanita dan pria. Para peserta berusia antara 45 sampai 69 tahun dan tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Mereka lalu menjawab pertanyaan mengenai berapa jumlah gigi alami pertama pada 1986 di HPFS, dan pada 1992 di NHS. Pada kuesioner tindak lanjut, peserta melaporkan apakah mereka mengalami kehilangan gigi baru-baru ini.

Baca juga: Benarkan Sayur Bayam yang Dipanaskan Mengandung Zat Beracun?

Hasilnya, mereka yang berusia 25 tahun hingga 32 tahun dan kehilangan dua atau lebih giginya memiliki 23 persen peningkatan risiko penyakit jantung koroner dibandingnkan dengan mereka yang tak kehilanggan gigi.

Penelitian itu juga telah berdasarkan dengan kualitas diet, aktivitas fisik, berat badan, hipertensi dan faktor risiko kardiovaskular lainnya. Sementara, hasil lainnya, kehilangan hanya satu gigi selama masa studi, tidak terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung yang signifikan.

Terlepas dari jumlah gigi alami pada awal penelitian, risiko penyakit jantung koroner meningkat 16 persen di antara mereka yang kehilangan dua atau lebih gigi selama masa studi dibandingkan dengan mereka yang tidak kehilangan gigi.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More