Forgot Password Register

Geram Soal Aksi Ancaman Bom di Pesawat, Lion Air Minta Polisi Hukum Pelaku

Geram Soal Aksi Ancaman Bom di Pesawat, Lion Air Minta Polisi Hukum Pelaku Pesawat Lion Air (Foto / Antara / Adiwinata Solihin)

Pantau.com - Pihak maskapai Lion Air meminta aparat kepolisian segera menindak pelaku yang 'teriak' bom saat berada di dalam pesawat. Pasalnya, aksi pelaku membuat seluruh penumpang panik hingga nekat terjun dari pintu darurat.   

"Penumpang yang bergurau tentang bom dan yang diduga membuka paksa jendela darurat sudah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk proses penyidikan serta pemerikssaan lebih lanjut. Lion Air mengharapkan proses tersebut sampai tingkat pengadilan," ujar Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro dalam siaran persnya, Jakarta, Senin, 28 Mei 2018.

Akibat peristiwa itu, pesawat dengan nomor penerbangan JT687 asal Pontianak Kalimantan yang akan menuju Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang mengalami keterlambatan hingga empat jam, dari jadwal keberangkatan semula pukul 18.50 WIB hingga akhirnya baru berangkat pukul 23.10 WIB.

Baca juga: Menhub: Pelaku Candaan Bom di Pesawat Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

Peristiwa itu juga membuat pihak maskapai harus mengganti pesawat dari Boeing 737-800NG registrasi PK-LOJ jadi menggunakan pesawat Boeing 737-800NG (B378) beregistrasi PK-LPO.

Barang-barang yang semula telah masuk, terpaksa kembali dilakukan pemeriksaan oleh petugas, dan mendapat hasil nihil adanya barang yang dicurigai sebagai bom.

"Untuk memastikan keamanan penerbangan, pilot dan awak kabin telah menjalankan standar prosedur penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures)," papar Danang.

"Dengan kerjasama yang baik antara kru pesawat, petugas keamanan bandar udara (aviation security/ avsec) dan petugas layanan darat (ground handling), tidak ditemukan barang bukti berupa bom atau benda lain yang mencurigakan di dalam pesawat beregistrasi PK-LOJ," sambungnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More