
Pantau - Kepolisian Resor Kota Banyumas menyiapkan pola pelayanan travel assistant corridor untuk mendampingi para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, selama arus mudik Lebaran 2026.
Kapolresta Banyumas Komisaris Besar Polisi Petrus Silalahi mengatakan berbagai langkah pelayanan telah dipersiapkan guna memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan lancar.
Ia menyatakan, "Kita sudah mempersiapkan berbagai hal, termasuk pola pelayanan kita adalah travel assistant corridor, bagaimana para pemudik yang melintas di Banyumas merasa didampingi petugas".
Pelayanan Bengkel dan Medis Mobile
Layanan travel assistant corridor melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat untuk memberikan bantuan kepada pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan.
Polresta Banyumas menyiapkan bengkel mobile atau bengkel bergerak untuk membantu kendaraan pemudik yang mengalami mogok di perjalanan.
Selain itu, tersedia layanan medis mobile yang memberikan pertolongan pertama bagi pengemudi atau pemudik yang mengalami gangguan kesehatan saat perjalanan.
Pihak kepolisian juga menyiapkan kendaraan derek untuk membantu evakuasi kendaraan apabila diperlukan.
Dukungan layanan tambahan ditempatkan di wilayah Ajibarang yang diperkirakan menjadi jalur dengan volume kendaraan cukup tinggi, terutama saat arus balik atau milir.
Jalur tersebut diprediksi ramai oleh pemudik yang menuju arah Pintu Tol Pejagan di Kabupaten Brebes.
Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus mudik, Polresta Banyumas melakukan koordinasi aglomerasi dengan sejumlah kepolisian resor di wilayah sekitar.
Wilayah yang terlibat dalam koordinasi tersebut antara lain Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Pemalang, Purbalingga, dan Cilacap.
Polresta Banyumas juga telah mengadakan rapat koordinasi guna menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas jika terjadi peningkatan volume kendaraan.
Rekayasa lalu lintas yang disiapkan termasuk penerapan sistem buka-tutup arus kendaraan di wilayah Wangon dan Purwokerto.
Ia menjelaskan, "Kami sudah melakukan rapat untuk menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas ketika volume kendaraan meningkat, termasuk sistem buka-tutup arus di Wangon dan Purwokerto".
Wilayah Wangon merupakan pintu masuk kendaraan dari arah selatan Jawa Tengah.
Sementara itu, wilayah Purwokerto menjadi pintu masuk kendaraan dari jalur tengah.
Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan untuk mencegah kepadatan kendaraan di simpang empat SPBU Ajibarang.
Selain pengaturan lalu lintas, Polresta Banyumas juga menyediakan berbagai fasilitas di pos pengamanan bagi pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat.
Fasilitas tersebut meliputi layanan pemeriksaan kesehatan, toilet, serta kursi pijat untuk membantu pemudik beristirahat selama perjalanan.
Polresta Banyumas juga akan menyosialisasikan layanan WhatsApp chatbot dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk memperoleh berbagai informasi selama perjalanan.
Ia menambahkan, "Polresta Banyumas juga akan menyosialisasikan layanan WhatsApp chatbot dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah melalui nomor 0877-1101-1010 yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk memperoleh berbagai informasi selama perjalanan".
- Penulis :
- Shila Glorya







