Forgot Password Register

Hilangnya MH370, Misteri Terbesar Penerbangan Dunia

Ilustrasi MH370. (Foto: Reuters) Ilustrasi MH370. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Perburuan pribadi untuk Penerbangan MH370 akan berakhir dalam beberapa hari mendatang. Sebuah perusahaan yang melakukan pencarian mengungkapkan, sekitar empat tahun setelah hilangnya pesawat itu, memicu salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia.

Mengutip AFP, Rabu (30/5/2018), Jet Malaysia Airlines menghilang pada Maret 2014 dengan 239 orang -sebagian besar dari China- dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing.

Tidak ada tanda-tanda pesawat itu ditemukan dalam pencarian terbesar dalam sejarah yang dipimpin Australia di zona pencarian laut seluas 120.000 kilometer persegi. Januari tahun 2017, pencarian tersebut sempat dihentikan.

Baca juga: Ini Kata Malaysia Soal Informasi Hilangnya Pesawat MH-370

Setelah tekanan dari keluarga, mantan pemerintah Malaysia membuat kesepakatan dengan perusahaan eksplorasi AS Ocean Infinity untuk memulai kembali pencarian pada bulan Januari dengan syarat itu hanya akan dibayarkan jika Boeing 777 atau kotak hitamnya ditemukan.

Perusahaan itu akan dibayar USD70 juta jika berhasil menemukan pesawat MH370. Namun, hingga kini tidak ada tanda-tanda keberadaan bangkai pesawat tersebut, meskipun telah menjelajahi dasar laut dengan beberapa peralatan pencarian paling canggih di dunia.

Perburuan itu secara resmi telah berakhir pada April lalu, tetapi diperpanjang. Namun, pemerintahan baru Malaysia di bawah komando PM Mahathir Mohamad menyatakan pencarian tersebut berakhir.

"Pencarian MH370 saat ini untuk menemukan puing-puing pesawat akan segera berakhir" bunyi pernyataan Ocean Infinity yang berbasis di Texas.

Baca juga: Tim Pencari MH370 Temukan Bangkai Kapal Misterius Abad 19

Untuk diketahui, perburuan MH370 berada di zona 25.000 kilometer persegi di Samudra Hindia selatan. 

Kapal yang melakukan perburuan, Seabed Constructor, adalah kapal penelitian Norwegia yang membawa 65 awak, termasuk dua anggota angkatan laut Malaysia sebagai wakil pemerintah.

Sebelumnya, pencarian juga telah menggunakan delapan drone otonom yang dilengkapi dengan sonar dan kamera, dan mampu beroperasi pada kedalaman hingga 6.000 meter (20.000 kaki).

Hanya tiga fragmen yang dikonfirmasi MH370 telah ditemukan, semuanya di pantai Samudera Hindia barat, termasuk bagian sayap dua meter yang dikenal sebagai flaperon. Kehilangan jet itu adalah salah satu misteri penerbangan yang paling abadi sepanjang masa dan telah melahirkan sejumlah teori, dengan beberapa menyalahkan rencana pembajakan atau bahkan teror.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More