Forgot Password Register

IRC: Warisan Jamal Khashoggi adalah Perdamaian di Yaman

IRC: Warisan Jamal Khashoggi adalah Perdamaian di Yaman Presiden Komite Penyelamatan Internasional. (Foto: Reuters/Mike Segar)

Pantau.com - Presiden Komite Penyelamatan Internasional (IRC) David Miliband mengatakan, pembunuhan Jamal Khashoggi bisa memicu genjatan senjata di Yaman atau mungkin akan membawa perdamaian di negara tersebut.

Mantan Menteri Luar Negeri Inggris itu mengatakan kematian sang jurnalis sangat tragis, fokus internaional pada pembunuhan Khashoggi harus dialihkan ke tindakan Arab Saudi di Yaman, di mana saat ini jutaan nyawa terancam.

"Mungkin pembununuhan Jamal Khashoggi oleh para preman Saudi telah menciptakan mantra baru, satu kematian bisa menjadi percikan yang mencegah penderitaan jutaan manusia," kata Miliband dalam sebuah kolom opini di CNN.

Pembunuhan kolumnis The Washington Post membawa sisi terang, ketika Sekretaris Negara AS Mike Pompeo meminta gencatan senjata di Yaman yang menandakan adanya potensi perdamaian di negara yang disebut PBB tengah mengalami bencana kemanusiaan terburuk.

Baca juga: Serangan Bom Militan Al Houthi, Warga Sipil Yaman Berguguran

"Derita kemanusiaan bulankalah bencana alam, namun bencana yang ditimbulkan oleh manusia," kata Miliband.

"Rencana perang Saudi saat ini membuat segalanya lebih buruk. Operasi pengeboman dari udara menyebabkan pembantaian, tetapi tidak dapat menggeser posisi para pejuang Houthi di antara penduduk setempat," imbuhnya, seperti dikutip Anadolu, Kamis (8/11/2018).

Menurut Miliband, keputusan Pompeo perlu didukung dengan langkah-langkah lain, termasuk resolusi PBB. AS dan Inggris juga perlu menghentikan dukungan untuk kampanye yang dipimpin Saudi di Yaman.

Senat Amerika Serikat telah mengajukan permohonan kepada pemerintahan Doanld Trump untuk meninjau apakah mereka yang bertanggungjawab atas kematian Khashoggi harus diberi sanski.

Miliband mengatakan, penderitaan di Yaman telah lama tidak diakui dan telah memberikan keberanian bagi pelaku kekerasan untuk bertindak bebas.

"Warisan Jamal Khashoggi seharusnya membawa pertanggungjawaban bukan hanya satu penderitaan, tapi jutaan," jelas Miliband.

Baca juga: Qatar Dukung AS Untuk Akhiri Gencatan Senjata di Yaman

Share :
Komentar :

Terkait

Read More