Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Delegasi Dewan Transisi Selatan Yaman Hilang Kontak di Riyadh, Desak Klarifikasi Internasional

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Delegasi Dewan Transisi Selatan Yaman Hilang Kontak di Riyadh, Desak Klarifikasi Internasional
Foto: Ilustrasi - Milisi Yaman (sumber: Xinhua)

Pantau - Dewan Transisi Selatan Yaman pada Rabu (6/1) menyatakan tidak dapat menghubungi delegasi mereka yang sedang berada di Arab Saudi untuk menghadiri konferensi terkait masa depan Yaman selatan.

Delegasi tersebut terdiri dari 16 orang, termasuk Sekretaris Jenderal Abdulrahman al-Subaie, yang bertolak dari Aden menuju Riyadh pada Rabu malam waktu setempat.

Konferensi ini diselenggarakan atas prakarsa Arab Saudi dan bertujuan untuk membahas nasib wilayah Yaman selatan yang tengah menghadapi konflik berkepanjangan.

Dewan Transisi Selatan, kelompok yang memperjuangkan pemisahan wilayah Yaman selatan, menyuarakan keprihatinan atas hilangnya kontak dengan rombongan tersebut.

Kekhawatiran atas Keamanan Delegasi

Seorang sumber dari Dewan Transisi Selatan mengungkapkan kepada kantor berita RIA Novosti bahwa belum ada kabar resmi mengenai keberadaan atau kondisi delegasi setelah mereka tiba di Riyadh.

“Dewan ini menyatakan keprihatinan mendalamnya atas ketidakmampuan untuk menghubungi delegasinya, yang tiba di Riyadh beberapa waktu lalu, dan kurangnya informasi resmi saat ini tentang keberadaan atau keadaan terkait hal itu, sehingga menimbulkan pertanyaan serius yang memerlukan klarifikasi segera,” ungkap pernyataan resmi Dewan.

Hilangnya kontak ini terjadi di tengah ketegangan antara Dewan Transisi Selatan dan pasukan yang loyal kepada kepala Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman yang diakui secara internasional.

Seruan Internasional untuk Intervensi

Dewan Transisi Selatan mendesak komunitas internasional untuk turun tangan dan membantu menyelesaikan situasi ini secepatnya.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Arab Saudi mengenai keberadaan delegasi atau penyebab hilangnya komunikasi.

Konflik internal di Yaman masih terus berlanjut, dengan berbagai faksi bersaing untuk memperoleh kekuasaan dan pengaruh di tengah krisis kemanusiaan yang mendalam.

Penulis :
Leon Weldrick