Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Koster Kumpulkan 11 Ribu Pecalang Amankan Nyepi 2026 yang Berdekatan dengan Idul Fitri

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Koster Kumpulkan 11 Ribu Pecalang Amankan Nyepi 2026 yang Berdekatan dengan Idul Fitri
Foto: (Sumber : Gubernur Bali Wayan Koster beri arahan pecalang amankan desa adat saat Hari Raya Nyepi di Denpasar, Sabtu 7/3/2026. ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari.)

Pantau - Gubernur Bali Wayan Koster mengumpulkan sekitar 11 ribu pecalang atau satuan pengamanan desa adat dari seluruh Bali untuk apel pengamanan Hari Raya Nyepi Saka 1948 di Denpasar pada Sabtu.

Koster mengatakan, "Ini lebih dari 11 ribu yang hadir, pecalang dari seluruh Bali, arahannya agar pecalang seluruh Bali itu solid dan semangat ngayah mengabdi dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan dedikasi menjaga wewidangan wilayah desa adat agar keamanan Bali terjaga dengan baik,".

Ia menegaskan pengarahan tersebut penting karena Hari Raya Nyepi tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan berpotensi malam takbiran berlangsung pada hari penyepian Kamis 19 Maret 2026.

Koster mengatakan, "Secara spesifik tahun ini dalam rangka pengamanan Hari Raya Nyepi yang berhimpitan dengan Hari Raya Idul Fitri supaya Bali ini tetap kondusif dan citra pariwisata Bali baik,".

Koster menilai momentum dua hari besar yang berdekatan ini dapat memperkuat tekad pecalang menjaga adat, tradisi, seni, budaya, kearifan lokal, serta kerukunan antarumat beragama.

Ia mengapresiasi tema Gelar Agung Pecalang Bali 2026 yakni Sarana Nincapang Kasukertan Jagad Bali Niskala-Sekala yang bermakna meningkatkan ketenteraman Bali secara duniawi maupun nonduniawi.

Pengamanan akan diperkuat di pura kahyangan jagad, destinasi wisata, pusat perekonomian, dan pusat keramaian melalui sistem Sipandu Beradat yang terintegrasi.

Pemerintah juga meningkatkan sarana prasarana, koordinasi lintas lembaga, serta mengembangkan sistem pengamanan digital untuk pelaporan insiden secara realtime.

Koster menyatakan pemerintah daerah tengah menghitung skema insentif bagi sekitar 23 ribu pecalang di 1.500 desa adat di Bali.

Ia mengatakan, "Ini sedang dihitung, karena jumlahnya 23 ribu orang pecalang seluruh Bali tentu membutuhkan anggaran cukup besar, sebanyak 1.500 desa adat yang ada di Bali, jadi mesti dihitung betul, tapi komitmen kami dilaksanakan Astungkara 2027,".

Penulis :
Ahmad Yusuf