Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Minta Warga yang Mudik Lebaran Melapor ke RT dan RW demi Cegah Pencurian

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Minta Warga yang Mudik Lebaran Melapor ke RT dan RW demi Cegah Pencurian
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai membuka acara Festival Bedug di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu 7/3/2026 (sumber: ANTARA/Siti Nurhaliza)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta warga yang akan mudik Lebaran untuk melapor kepada pengurus RT dan RW sebelum meninggalkan rumah guna mencegah potensi tindak kejahatan di lingkungan tempat tinggal.

Ia menyampaikan imbauan tersebut usai membuka acara Festival Bedug di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada Sabtu.

"Kami meminta kepada para pemudik sebelum pulang mereka melapor pada RT, RW setempat. Jangan sampai rumah ditinggalkan, tidak ada yang lapor," kata Pramono.

Imbauan Melapor untuk Cegah Risiko Kejahatan

Pramono menjelaskan bahwa pelaporan kepada pengurus lingkungan penting agar kondisi rumah yang ditinggalkan selama mudik dapat diketahui oleh warga sekitar.

Menurutnya, rumah yang ditinggalkan tanpa pemberitahuan berpotensi menimbulkan risiko keamanan, terutama pencurian.

Dengan adanya laporan kepada RT dan RW, pengawasan terhadap rumah kosong dapat dilakukan bersama oleh pengurus lingkungan dan masyarakat sekitar.

Pramono juga mengingatkan agar warga tidak langsung menyalahkan pemerintah di tingkat lingkungan apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

"Jangan sampai rumah ditinggalkan, tidak ada yang dilaporkan, kemudian terjadi pencurian, yang disalahkan adalah pemerintah pada tingkat RT, RW ataupun kelurahan," jelasnya.

Pelayanan Publik Tetap Berjalan Meski ASN Terapkan WFE

Selain memberikan imbauan terkait mudik Lebaran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pelayanan publik tetap berjalan meskipun sebagian aparatur sipil negara akan menerapkan skema kerja fleksibel.

Kebijakan bekerja dari mana saja atau work from everywhere (WFE) bagi aparatur sipil negara dijadwalkan mulai diberlakukan dalam waktu dekat.

Pramono menegaskan bahwa sistem pelayanan publik di Jakarta telah dipersiapkan agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan tanpa perubahan.

"Walaupun mulai minggu depan sudah ada WFE, tetapi untuk pelayanan publik di Jakarta sudah kami persiapkan sehingga tidak ada perubahan apa pun," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah telah terkunci dengan baik sebelum ditinggalkan.

Selain itu, warga diminta berkoordinasi dengan tetangga sekitar agar rumah tetap terpantau selama pemiliknya mudik Lebaran.

Penulis :
Shila Glorya