Forgot Password Register

Serangan Bom Militan Al Houthi, Warga Sipil Yaman Berguguran

Serangan Bom Militan Al Houthi, Warga Sipil Yaman Berguguran Pejuang Syiah Houthi berdiri di situs Rally di Sanaa, Yaman. (Foto: Reuters/Khaled Abdullah)

Pantau.com - Delapan warga Yaman tewas akibat pemboman yang membabi-buta oleh gerilyawan Al Houthi di dua daerah Yaman, kata beberapa sumber lokal pada Rabu (7 November 2018).

Di Kota Pelabuhan Laut Merah Hodeidah, empat anggota keluarga tewas akibat serangan mortir dari gerilyawan Al Houthi di Kabupaten Tuhyata.

"Sejumlah bom mortir mendarat di rumah warga di Tuhyata, sehingga empat anggota keluarga tewas, termasuk seorang anak kecil," kata satu sumber medis yang tak ingin disebutkan jatidirinya kepada Xinhua.

Sementara itu, pusat media Brigade Imlaq, yang pro-pemerintah, menyatakan pertempuran masih berlangsung melawan gerilyawan Al Houthi di wilayah yang memiliki jarak beberapa kilometer dari Kota Pelabuhan Hodeidah.

Baca juga: Konflik Semakin Memanas, Presiden Yaman Angkat Menteri Pertahanan Baru

Sejumlah petempur Al Houthi tewas akibat bentrokan yang berlangsung. Serangan udara ditingkatkan ke wilayah militan Al Houthi  dalam 24 jam belakangan ini, kata pusat media itu di dalam satu pernyataan.

Di wilayah lain, empat orang termasuk seorang perempuan tewas ketika militan Al Houthi membom satu desa yang dikuasai pemerintah di Provinsi Adh Dhalea di bagian selatan Yaman, kata beberapa sumber militer.

Sehari sebelum penyerangan, pasukan pemerintah yang didukung oleh kendaraan lapis baja merebut sejumlah desa dari militan Al Houthi di Adh Dhalea, kata kantor berita Saba.

Negara Arab tersebut telah mengalami konflik perang saudara sejak militan Syiah Al Houthi, yang didukung Iran, menguasai secara militer di sebagian besar provinsi di Yaman Utara, termasuk Ibu Kota Yaman, Sana'a, sejak 2014.

Arab Saudi yang memimpin satu koalisi militer Arab di Yaman pada 2015, mendukung pemerintah Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi setelah ia dipaksa militan Al Houthi hidup di pengasingan.

Baca juga: Parlemen AS Minta Trump Berhenti Bantu Arab Saudi Soal Perang Yaman

Share :
Komentar :

Terkait

Read More