Forgot Password Register

Headlines

Jelang Pertemuan Trump-Kim, Mantan Kepala Mata-mata Korea Utara Temui Menlu AS

Donald Trump dan Kim Jong Un. (Foto: Reuters) Donald Trump dan Kim Jong Un. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Pejabat tinggi Korea Utara menaiki pesawat di Beijing menuju New York untuk menemui dan berbicara dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo.

Melansir Reuters, Kamis (31/5/2018), mantan kepala mata-mata dan penasihat terpercaya untuk pemimpin Korea Utara, Kim Yong Chol, akan membahas pertemuan tingkat tertinggi dengan Presiden AS Donald Trump

Seorang melihat Kim Yong Chol di Bandara Internasional Beijing, tetapi tidak memperhatikan dia naik pesawat.

Baca juga: Hamas: Kelompok Bersenjata Palestina Setuju Gencatan Senjata dengan Israel

Mantan kepala mata-mata itu adalah asisten terpercaya bagi pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Ia memainkan peran penting dalam persiapan untuk pertemuan bersejarah antara Kim dan Trump.

Gedung Putih telah mengatakan pertemuan puncak Juni yang diusulkan antara Trump dan Kim Jong Un telah dibicarakan kembali, setelah Trump membatalkannya pekan lalu dalam sebuah surat kepada Kim Jong Un.

Pembicaraan minggu ini bertujuan untuk menentukan apakah Korea Utara siap membuat komitmen yang cukup terhadap penghapusan senjata nuklirnya. Meskipun, Pyongyang menegaskan tidak akan melucuti nuklirnya.

Baca juga: Reformasi Putra Mahkota Arab Saudi Makan Korban, PBB Sampaikan Pesan Tegas

Para pejabat AS dan Korea Utara telah bertemu di Singapura untuk membahas logistik kemungkinan pertemuan puncak, sementara utusan perundingan dari kedua pihak bertemu lagi di zona demiliterisasi di sepanjang perbatasan antara Korea Utara dan Selatan.

Trump menilai diskusi yang sedang berlangsung berjalan dengan sangat baik, kata juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders.

Seorang juru bicara di Gedung Biru Kantor Presiden Korea Selatan mengatakan dia tidak memiliki informasi spesifik tentang pembicaraan yang sedang berlangsung di DMZ dan New York, tetapi berharap untuk hasil yang baik.

"Sepertinya pembicaraan berlangsung lancar," katanya kepada wartawan, Rabu. "Kami berharap itu akan membuahkan hasil yang bermanfaat."

Share :
Komentar :

Terkait

Read More