Forgot Password Register

Julian Assange: Buronan Kelas Kakap yang Akhirnya Ditangkap

Julian Assange: Buronan Kelas Kakap yang Akhirnya Ditangkap Pendiri WikiLeaks Julian Assange. (Foto: Reuters/Peter Nicholls)

Pantau.com - Pendiri lama WikiLeaks Julian Assange ditangkap oleh kepolisian Inggris, Kamis, 11 April 2019 di Kedutaan Besar Ekuador.

Julian Assange, pendiri situs WikiLeaks, sejak 2012 berlindung di Kedutaan Besar Ekuador di London untuk menghindari ekstradisi ke Swedia, karena pemerintah Swedia ingin memeriksanya atas kasus pelecehan seksual. Swedia mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk Assange. 

Sementara itu di Amerika, ia menghadapi tuduhan konspirasi federal AS yang terkait dengan salah satu yang kebocoran besar rahasia pemerintah yang pernah terjadi, dan tuduhan konspirasi atas intrusi komputer.

Berikut perjalanan panjang Julian Assange yang menjadi buronan paling di cari di Amerika Serikat.

Baca juga: Pendiri WikiLeaks Ditangkap, Australia Ogah Beri Perlindungan Khusus

2010


Julian Assange berbicara dalam sebuah konferensi di Frontline Club di London, Juli 2010. (Foto: Reuters/Peter Nicholls)

Agustus; Kantor Jaksa Penuntut Swedia mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Assange. Ia dituduhkan dengan dua kasus, yakni pemerkosaan dan pelecehan. Namun hal itu dibantah oleh Assangen dengan klaim 'tanpa dasar', seperti dilansir BBC, Sabtu (13/4/2019).

Desember; Assange ditangkap di London dan dibebaskan bersyarat pada Mei 2012. 

2012


Julian Assange di tahun 2012. 

Mei; Mahkamah Agung Inggris mengatakan ia harus diekstradisi ke Swedia untuk menghadapi tuduhan tersebut.

Juni; Julian Assange berlindung di Kedutaan Besar Ekuador di London.

Agustus: Kedutaan Besar Ekuador di Inggris memberikan suaka kepada Assange dan mengatakan adanya ketakutan terkait hak asasi manusia yang dilanggar jika ia (Assange) diekstradisikan.

Agustus; Jaksa Swedia menjatuhkan penyelidikan mereka atas tuduhan kepada Assange karena mereka telah kehabisan waktu untuk penyelidikan pendiri WikiLeaks itu. Namun, Assange masih menghadapi tuduhan pemerkosaan yang lebih serius.

Oktober; Kepolisian Inggris mengumumkan tidak lagi menempatkan petugasnya untuk menjaga Assange di luar Kedutaan Ekuador.

2016


Pendiri Wikileaks Julian Asange berbicara dari balkon Kedutaan besar Ekuador di London, 5 Februari 2016. (Foto: Reuters)

Februari 2016; Dalam panel PBB mengatakan bahwa Assange dengan sewenang-wenangnya telah 'ditahan' oleh otoritas Inggris dan Swedia sejak 2010.

2017


Julian Assange di Kedutaan Besar Ekuador di London pada Mei 2017. (Foto: Reuters/Peter Nicholls)

Mei; Direktur penuntut publik Swedia mengumumkan bahwa telah menjatuhkan penyelidikan pemerkosaan oleh Assange.

Baca juga: Pernyataan Berbeda Pernah Dilontarkan Trump Soal Sosok Pendiri WikiLeaks

2018

Juli; Inggris dan Ekuador mengkonfirmasi bahwa mereka tengah mengadakan pembicaraan yang serius atas nasib Assange.

Oktober; Assange diberikan aturan suaka di Kedutaan Ekuador di London. Ia kemudian meluncurkan tindakan hukum terhadap pemerintah Ekuador.

Desember: Pengacara Assange menolak kesepakatan yang diumumkan oleh Presiden Ekuador terkait keputusan Assange harus meninggalkan Kedutaan Besar Ekuador.

2019


Pendiri WikiLeaks Julian Assange tiba di Westminster Magistrates Court, setelah ia ditangkap di London, 11 April 2019. (Foto: Reuters/Hannah McKay)

Februari: Australia memberikan Assange paspor baru di tengah ketakutan akan keputusan Ekuador mengakhiri suaka Assange.

April: Polisi Metroppolitan Inggris menangkap Julian Assange atas surat perintah yang dikeluarkan pada 2012 silam. Ia terbukti bersalah dan menghadapi penahanan hingga 12 bulan di penjata, serta ekstradisi atas tuduhan AS terkait perannya dalam menerbitkan ratusan ribu dokumen rahasia AS.

Bagi sebagian orang, Assange adalah pahlawan yang mengungkap tindakan yang oleh pendukungnya disebut menyalahgunakan wewenang oleh negara-negara moderen dan membela kebebasanbicara. Namun bagi sebagian lain, dia adalah pemberontak berbahaya yang merusak keamanan Amerika Serikat.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More