Pantau Flash
Sesmenpora: Tidak Mungkin Indonesia Juara Umum Sea Games
Parah! Oknum Satpol PP Bobol Bank DKI Sejak Mei dengan Kerugian Rp32 Miliar
Indonesia Alami 3271 Kali Bencana Alam Selama Tahun 2019
Gali Septic Tank, Buruh Bangunan di Papua Temukan Ratusan Amunisi Artileri
Catat! Ada Denda Rp300 Ribu Jika Anda ‘Ngasal’ Kendarai GrabWheels

Kanker Payudara pada Pria Ternyata Lebih Mematikan Ketimbang Wanita

Kanker Payudara pada Pria Ternyata Lebih Mematikan Ketimbang Wanita Ilustrasi Kanker Payudara Pria. (Foto: iStock)

Pantau.com - Tingkat resiko pria yang terkena kanker payudara memang lebih rendah dibandingkan perempuan, yaitu dibawah satu persen dari jumlah rata-rata penderita perempuan. Namun, pria penderita kanker justru yang akan mendapat ancaman lebih besar hingga potensi kematian.

Para peneliti yang dipimpin oleh Mikael Hartman di Universitas Nasional Singapura menggabungkan catatan kasus kanker pada 1970 dari Denmark, Finlandia, Norwegia, Swedia, Singapura, Jenewa serta Swiss. Data tersebut meneliti 460 ribu perempuan dan sekitar 2.700 pria yang didiagnosa menderita kanker.

Sejumlah pria sepertinya baru menyadari penyakit yang menjangkit di payudara itu setelah mereka didiagnosa. Dalam penyembuhannya pria mendapat bedah dan penanganan menggunakan radiasi lebih sedikit ketimbang perempuan, namun mendapat pengobatan kemoterapi dan penyembuhan hormon yang sama.

Baca Juga: Pria Gemuk Dua Kali Lebih Berisiko Terkena Kanker Payudara

Selama periode waktu tersebut, pria mendapat kesempatan selamat dari kanker payudara dalam lima tahun setelah didiagnosa sebesar 72 persen, lebih kecil dibandingkan kesempatan selamat perempuan yang sebesar 78 persen.

"Kanker payudara pada pria memang jarang terjadi, namun pria juga rentan terkena penyakit itu dan jika saja terdapat benjolan pada payudaranya harus segera diperiksa," ujar Hartman kepada Reuters Health.

Tim peneliti tersebut dalam Jurnal Klinik Onkologi mengatakan penelitian sebelumnya menunjukan bahwa biasanya butuh waktu beberapa bulan bagi pria untuk mengetahui gejala kanker payudara hingga mereka divonis menderita penyakit itu.

Menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, kebanyakan pria yang didiagnosa menderita kanker berumur antara 60 hingga 70 tahun.

Paparan radiasi dan penyakit yang meningkatkan hormon estrogen seperti sirosis hati maupun kelainan gen dan kelebihan kromosom X menjadi beberapa pemicu yang meningkatkan resiko kanker payudara pada pria.

Baca Juga: Rutin Konsumsi Buah Tomat Bisa Cegah Kanker Prostat

Banyak kasus kanker payudara pada wanita ditangani sebelum mereka mendapatkan gejala karena biasanya usulan pemeriksaan dengan mammograf pada perempuan diberikan ketika berumur 40 hingga 50 tahunan dan tergantung negara asal.

Namun Badan Pelayanan dan Pencegahan AS yang merancang peraturan pemeriksaan kanker, tidak menyarankan untuk pemeriksaan kanker payudara secara sering kepada pria yang tidak mendapat gejala kanker.

Kesimpulannya, kanker payudara pada pria masih merupakan kasus yang jarang terjadi. Meski begitu banyak dokter menyarankan kepada semua pria agar secara rutin melakukan pemeriksaan.

Tim Pantau
Editor
Kontributor - NPW
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam