Pantau Flash
Awan Setho Cedera, Simon Panggil Teja Paku Alam
Manokwari Rusuh, Polisi Cari Penyebar Konten Video Provokasi
Kerusuhan Manokwari: 3 Polisi Jadi Korban, Kapolda dan Pangdam Dilempari
Fix! Donald Trump Tegaskan AS Tak Akan Berbisnis Dengan Huawei
Ada Aksi Protes Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya, Manokwari Lumpuh

Kisah Aksi Heroik Penjaga Masjid Merebut Senjata Pelaku Penembakan

Headline
Kisah Aksi Heroik Penjaga Masjid Merebut Senjata Pelaku Penembakan Polisi di Selandia Baru berjaga usai penembakan di sebuah masjid. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Menurut saksi mata, seorang pria tak dikenal mengambil senjata dari tangan pria yang terlibat dalam serangan teror di Selandia Baru dan mencegah kematian lebih lanjut.

Baca juga: Tantowi Yahya: WNI Korban Penembakan Selandia Baru Masih Kritis

Beberapa jam setelah lusinan orang ditembak mati di dua masjid di Christchurch, para saksi menggambarkan bagaimana seorang penjaga masjid mempertaruhkan nyawanya ketika ia mencoba untuk menangkap pria bersenjata itu.

Dilansir dari Skynews, seorang saksi bernama Syed Mazharuddin mengatakan kepada New Zealand Herald bahwa dia mendengar suara tembakan saat sedang shalat bersama sekitar 60 hingga 70 orang di masjid Linwood.

Orang-orang mulai berteriak dan dia 'berusaha berlindung' ketika penyerang datang melalui pintu masuk.

"Di sekitar pintu masuk ada orang-orang tua yang duduk di sana sedang berdoa dan dia (teroris) mulai menembaki mereka."

Mazharuddin mengatakan teroris itu mengenakan pelindung tubuh dan menembak secara brutal tanpa pandang bulu.

"Ada seorang wanita yang berteriak 'tolong, tolong' dan dia menembak tepat di wajahnya," katanya.

"Pada saat itu, ada seorang pria muda yang biasanya merawat masjid dan menjaga parkir dan hal-hal lain, dia (penjaga masjid) melihat peluang dan dia menerkam ke arahnya dan mengambil pistolnya."

"Penjaga masjid itu berusaha mengejar teroris itu tapi dia tidak dapat menembaknya ... dia berlari di belakangnya tetapi ada orang yang menunggunya di mobil dan dia melarikan diri."

Mazharuddin mengatakan salah satu temannya telah meninggal di tempat kejadian dan yang lain berdarah saat ia mencoba menghubungi layanan darurat.

Saksi kedua, Faisal Sayed, juga menggambarkan melihat tindakan heroik penjaga masjid.

Sayed, yang telah tinggal di Selandia Baru selama lebih dari 10 tahun, mengatakan kepada India NDTV bahwa ia telah menyaksikan pria itu 'merayap di belakang penembak dan menahannya sampai senjatanya jatuh".

"Jika itu tidak terjadi, banyak lagi yang akan mati dan aku tidak akan berada di sini sekarang," kata Sayed.

Baca juga: Terkuak, Akun FB Anti Islam Australia Dikendalikan dari Negara Balkan

"Angkat topi untuk pria itu. Aku pasti akan mencoba mencari dia."

Dia menambahkan bahwa salah satu temannya meninggal karena luka-luka dan yang lain masih di rumah sakit.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Category
Internasional

Berita Terkait: